Arizal Mahdi Desak Gubernur Aceh Muzakir Manaf Segera Kerahkan Bantuan Udara ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

Arizal Mahdi Desak Gubernur Aceh Muzakir Manaf Segera Kerahkan Bantuan Udara ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

Banda Aceh — Curah hujan ekstrem yang mengguyur Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam beberapa hari terakhir memicu banjir dan longsor di berbagai titik. Akses darat menuju sejumlah kawasan terputus, sementara banyak warga masih terisolasi dan menunggu bantuan yang tak kunjung tiba.

Dalam situasi darurat ini, Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi, meminta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengambil langkah cepat dengan mengerahkan bantuan darurat melalui pesawat maupun helikopter. Menurutnya, langkah ini sangat diperlukan mengingat medan yang sulit ditembus dan keterbatasan akses jalur darat.

Arizal Mahdi menegaskan bahwa keselamatan warga harus diprioritaskan di atas segala hal. Ia menilai bahwa percepatan bantuan udara akan menjadi faktor penentu bagi warga yang saat ini berada di wilayah terisolasi.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu, ditambah kerusakan berbagai titik jalan akibat longsor, membuat pengiriman logistik melalui jalur darat menjadi tidak efektif. Karena itu, ia mendorong pemerintah provinsi untuk segera mengambil langkah strategis yang memungkinkan bantuan tiba tepat waktu.

Selain meminta percepatan bantuan, Arizal Mahdi juga mendorong BPBA, TNI, Polri, dan pemerintah kabupaten untuk memperkuat koordinasi agar proses evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat, disiplin, dan tepat sasaran. Ia menekankan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Masyarakat di kawasan terdampak saat ini masih sangat membutuhkan makanan siap saji, obat-obatan, tenda, selimut, air bersih, serta layanan medis. Kondisi cuaca yang terus berubah juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Arizal Mahdi berharap Gubernur Aceh dapat memberikan instruksi langsung sesegera mungkin agar proses penanganan bencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah berjalan efektif dan sesuai standar kedaruratan.