60 KK Warga Desa Uning Mas Pilih Bertahan, Minta Huntara Dibangun di Kampung Sendiri

Bener Meriah – detikperistiwa.co.id

Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, memilih tetap bertahan di kampung mereka meskipun adanya wacana pemerintah untuk mendirikan hunian sementara (huntara) di daerah lain.

Warga menilai Desa Uning Mas masih lebih aman untuk ditinggali serta memiliki fasilitas dan sumber penghidupan yang memadai. Mayoritas masyarakat menggantungkan ekonomi dari sektor perkebunan kopi yang letaknya berdekatan dengan permukiman dan saat ini telah memasuki masa mendekati panen.

Salah seorang warga Desa Uning Mas berinisial A mengatakan, relokasi ke desa lain justru akan menyulitkan masyarakat karena harus berjauhan dari kebun kopi yang menjadi sumber utama pendapatan warga.

“Kami memilih bertahan karena kebun kopi dekat dan sekarang sudah mau panen serta perlu dijaga. Jalan sudah bagus, listrik sudah ada, dan air juga mudah didapat. Kalau kami dipindahkan, kami harus bolak-balik ke kebun dan itu butuh biaya besar,” ujar A.

Ia menambahkan, apabila pemerintah tetap berencana membangun hunian sementara, masyarakat berharap pembangunan tersebut dilakukan di Desa Uning Mas, bukan di wilayah lain.

“Kalau memang huntara tetap mau dibangun, lebih baik dibangun di Desa Uning Mas saja, supaya kami tetap dekat dengan kebun dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” tambahnya.

Selain faktor ekonomi dan fasilitas, warga juga ingin mempertahankan sejarah berdirinya Desa Uning Mas yang telah menjadi tempat tinggal mereka secara turun-temurun.

Atas dasar itu, masyarakat Desa Uning Mas berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi warga dan mengambil kebijakan yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.(#)