UMMAH Kukuhkan 104 Lulusan, Perkuat Daya Saing Global melalui Global Employability Program

 

BIREUEN – Detikperistiwa.co.id

Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Angkatan IV Program Diploma, Sarjana dan Profesi Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Hj. Fauziah Hall, Senin (22/6/2026).

Prosesi wisuda dihadiri Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh A. Malik Musa, S.H., M.Hum., Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh Dr. H. Rizal Munadi, M.M., M.T., Kepala Bank Aceh, Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), unsur pimpinan universitas, dosen, orang tua wisudawan serta para tamu undangan lainnya.

Sebanyak 104 lulusan dari program diploma, sarjana dan profesi resmi dikukuhkan pada Wisuda Angkatan IV Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran Global Employability Program dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara LLDIKTI Wilayah XIII Aceh dengan UMMAH.

Rektor Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Dr. H. Muharrir, Lc., M.Ag., menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan di tengah perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat. Menurutnya, prosesi wisuda bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan untuk terus mengembangkan diri dan mampu bersaing di era global.

“Jadilah muslim yang terus mencari ilmu. Jadilah pribadi yang berintegritas, karena itulah modal utama untuk meraih kesuksesan,” pesan Dr. Muharrir.

Ia juga mengajak para lulusan agar menjadi pribadi yang kreatif dan produktif serta berorientasi menjadi pencipta lapangan kerja. Selain itu, para wisudawan diminta untuk tetap rendah hati dan tidak melupakan jasa orang tua, dosen serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka hingga menyelesaikan pendidikan.

Sementara itu, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST, menyampaikan bahwa keberhasilan yang diraih para wisudawan merupakan buah dari kerja keras, ketekunan serta doa orang tua dan seluruh civitas akademika. Menurutnya, momentum wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan gerbang awal pengabdian di tengah masyarakat.

Di era transformasi digital dan persaingan global saat ini, kata Mukhlis, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki integritas moral, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Jadilah agen perubahan yang inovatif dan produktif, serta mampu melahirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Kabupaten Bireuen membutuhkan generasi muda terdidik yang mampu menjadi pencipta lapangan kerja dengan memanfaatkan potensi daerah,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor beserta seluruh civitas akademika UMMAH yang telah berkomitmen mencetak lulusan berkualitas, unggul, dan berkarakter Islami. Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi terus diperkuat demi melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Kebahagiaan tampak menyelimuti para wisudawan beserta keluarga yang turut menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh.

Dengan dikukuhkannya 104 lulusan pada Wisuda Angkatan IV ini, UMMAH terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

(Erna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain