Diduga sekdin Disnakertrans Sumsel bungkam terkait k3

 

Palembang, detikperistiwa co.id
Dinaskertrans provinsi Sumsel kembali menjadi sorotan setelah kadisnya Deliar Marzoeki tertangkap ott Kejari Sumsel, pengawasan k3 Disnakertrans menjadi sorotan setelah kejadian tewasnya pegawai PT Pusri meregang nyawa jatuh dari ketinggian 16 meter,kejadian terulang TB Marina mengalami kecelakaan kerja yang menelan korban jiwa sebanyak 2 orang.

Ada Apakah Disnakertrans provinsi Sumsel Diduga Tutup Mulut Alias Bungkam ?????

” Kinerja Disnaker provinsi Sumsel kembali disorot,Setelah kadis Deliar Marzoeki ditangkap ott Kejari,fungsi pengawasan k3 Disnaker provinsi Sumsel kembali dipertanyakan belum lama pegawai PT Pusri meregang nyawa jatuh dari ketinggian 16 meter,terjadi kembali Terjadi kecelakaan kerja Yang Menewaskan 2 ABK TB Marina
2210 tewas tersambit tali towing dapat dilihat melalui video yang telah tersebar di media sosial.

Menurut LBPH Kosgoro Ada Kemungkinan PT Pusri Bermain Dengan Pihak Disnakertrans Provinsi Dalam Hal Kelengkapan K3 Yang Dimana Tidak Sama sekali Menandatangani Surat K3 Dari Pihak Propinsi Sumatra Selatan

Dalam Sepekan Sudah 2 x Terjadi kecelakaan kerja,Ada Apakah kah????
Dengan Disnakertrans Prop sumsel ????
Ataukah Kenyang Dalam hal Menerima Upeti ????…
Sehingga Tidak Lagi Memeriksa K3 lengkap Atau tidak , Yang notabene nya Untuk Semua Kalangan di Setiap Perusahaan dan Intansi Di dalam :

Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1970 adalah landasan hukum utama yang mengatur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia. UU ini bertujuan untuk:
Melindungi pekerja dari kecelakaan kerja dan risiko yang mengancam nyawa dan kesehatannya
Menjamin keamanan dan efisiensi alat dan mesin yang digunakan dalam proses produksi
Meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas nasional.

LBPH Kosgoro sangat menyayangkan 2 kejadian dengan waktu yang berdekatan tentang standar pengawasan k3 yang mengakibatkan korban jiwa,LBPH Kosgoro meminta Bapak presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk Menindaklanjuti Dan Menagkap Pegawai Disnakertrans provinsi Sumsel Yang terkesan tutup mulut (bungkam).

Setiap awak media akan menemui, Dalam hal ini awak media Sudah 3x ingin menemui Sekdin Disnakertrans propinsi Sumsel untuk konfirmasi tapi dengan Alasan Rapat ,Rapat, Ada apa Dengan Sekdin Disnakertrans propinsi Sumsel tidak mau Menemui Awak Media?????

Di dalam Setiap Intansi baik itu PT maupun CV K3 Harus Jelas dan Benar benar di terapkan di dalam Bekerja di suatu Perusahaan

Karena K3 Sangatlah penting Untuk Disetiap PT ataupun Intansi guna Untuk Keselamatan Kerja kinerja pegawai Disnakertrans provinsi Sumsel Harus Dievaluasi bila ada dugaan indikasi korupsi segera diperiksa sehingga keselamatan kerja bisa lebih ditingkatkan dan meminimalisir kecelakaan kerja dikemudian hari.
Edit”mry”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya?