Beranang – detikperistiwa.co.id
Malam ini, Jabatan Imigrasi Malaysia (JIM) menggelar operasi penguatkuasaan besar-besaran yang berhasil menangkap 561 pendatang asing tanpa izin (PATI) di Pangsapuri Baiduri, Bandar Tasik Kesuma, Beranang.
Para pelaku, yang berusia antara tiga bulan hingga 55 tahun, berasal dari berbagai negara seperti Bangladesh, Myanmar, Nepal, Indonesia, Pakistan, Sri Lanka, India, Kamboja, Sierra Leone, dan Cameroon.
Operasi ini dimulai pada pukul 11.00 malam dan dipimpin oleh Dato’ Ruslin bin Jusoh, Ketua Pengarah Imigrasi. JIM merespons aduan masyarakat dengan memeriksa 752 individu yang diduga tinggal tanpa izin di kawasan perumahan tersebut.
Beberapa warga asing berusaha melarikan diri dari petugas operasi. Kawasan serbuan merupakan kompleks pangsapuri dengan hampir 80 persen penghuninya adalah warga asing. Selain itu, kondisi tempat tinggal yang padat dan kotor menciptakan ketidakamanan dan ketidaknyamanan bagi penduduk sekitar, terutama pemilik rumah di lingkungan tersebut.
Sebanyak 455 pegawai dari berbagai pangkat di JIM terlibat dalam operasi ini, didukung oleh 60 pegawai Pasukan Gerakan Am (PGA), 12 pegawai Jabatan Pendaftaran Negara (JPN), dan lima anggota Angkatan Pertahanan Awam Malaysia (APM).
Turut hadir dalam operasi ini, Tuan Jafri bin Embok Taha, Wakil Ketua Pengarah Imigrasi (Operasi); Datu Ken Anak Leben, Timbalan Ketua Pengarah Imigrasi (Kawalan); Tuan Mohd Jasmi bin Mohd Juwahir, Pengarah Bahagian Penguatkuasaan; Tuan Khairrul Aminus bin Kamaruddin, Pengarah Imigrasi Negeri Selangor, dan Tuan Wan Mohammed Saupee bin Wan Yusoff, Pengarah Imigrasi Negeri Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur.
Para pelaku dihadapkan pada berbagai kesalahan termasuk tidak memiliki dokumen pengenalan diri, tinggal lebih masa, dan pelanggaran lainnya terhadap Akta Imigrasi 1959/63. Mereka akan dipindahkan ke Depot Imigrasi Bukit Jalil untuk proses penyelidikan dan tindakan lanjut.
Arizal Mahdi detik peristiwa


