Bireuen – detikperistiwa.co.id
Sebanyak 378 calon jemaah haji dari Kabupaten Bireuen diberangkatkan menuju Tanah Suci. Acara pelepasan berlangsung di Masjid Agung Bireuen dan dihadiri oleh Wakil Bupati Bireuen, Kasdim, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag), para ulama, camat, anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), serta perwakilan organisasi masyarakat dan para calon haji,Pada Minggu, 25 Mei 2025.
Jumlah calon haji yang seharusnya diberangkatkan adalah 382 orang. Namun, karena adanya empat calon haji yang meninggal dunia dan beberapa lainnya berhalangan, jumlah yang diberangkatkan menjadi 378 orang. Pemerintah Kabupaten Bireuen memfasilitasi keberangkatan ini dengan menyediakan 12 bus yang mengantar para jemaah ke bandara.
Keberangkatan jemaah haji dari Bireuen terbagi dalam enam kloter, masing-masing berasal dari:
1. Masjid Besar Gandapura
2. Masjid Besar Kutablang
3. Masjid Besar Peusangan
4. Masjid Agung Bireuen
5. Masjid Besar Jeunib
6. Masjid Besar Samalanga
Dari data yang tersedia, calon haji termuda adalah Rahmat Aulia, berusia 20 tahun, berasal dari Jeunib. Sementara itu, calon haji tertua adalah Umi Fatimah, berusia 94 tahun.
Secara nasional, Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan bahwa pemberangkatan jemaah haji Indonesia dimulai pada 2 Mei 2025. Gelombang pertama diberangkatkan dari Tanah Air ke Madinah, dengan masa operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah berlangsung selama 30 hari. Rata-rata masa tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi adalah 41 hari .
Semoga seluruh jemaah haji dari Bireuen diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
(elang)


