Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Atu Lintang, Serda Zikran Sahadat, memberikan pendampingan kepada petani di Desa Merah Mege, Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, pada Kamis (29/5/2025). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan wilayah binaan.
Pendampingan dilakukan melalui bimbingan teknis pemasangan mulsa pada tanaman cabai. Mulsa adalah lapisan penutup tanah yang berfungsi menjaga kelembapan, menghambat pertumbuhan gulma, dan menjaga suhu tanah agar tetap stabil, sehingga tanaman cabai dapat tumbuh lebih optimal dan menghasilkan panen berkualitas tinggi.
Serda Zikran menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa untuk mendukung kemandirian pangan di tingkat desa. “Kami hadir untuk memberikan motivasi sekaligus arahan teknis agar petani dapat memahami cara-cara budidaya yang baik dan benar, terutama dalam pemanfaatan teknologi sederhana seperti mulsa,” ujarnya.
Salah satu petani, Samsudin (38), pemilik lahan yang menjadi lokasi pendampingan, menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Babinsa. Ia menilai kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam sektor pertanian. “Pendampingan ini sangat membantu kami, apalagi saat musim tanam seperti sekarang. Harapannya hasil panen kami lebih baik dari sebelumnya,” katanya.
Sinergi antara TNI dan masyarakat, terutama dalam bidang pertanian, dinilai penting untuk menjawab tantangan pangan nasional yang semakin kompleks. Upaya ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga kesejahteraan petani di daerah terpencil seperti Merah Mege.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan ketahanan pangan yang digagas oleh Kodim 0106/Aceh Tengah. Melalui keterlibatan Babinsa secara langsung di lapangan, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan dan berorientasi pada hasil maksimal.
Langkah ini sejalan dengan komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya di wilayah pedesaan.(#)


