Jakarta – detikperistiwa.co.id
Sekjend Forum Pemuda Pedulu Jakarta (FPPJ) mengapresiasi solusi terbaik atas kehadiran Rumah Susun (Rusun) Nagrak diperuntukkan bagi warga Kampung Bayam, Jakarta Utara yang menjadi korban gusuran karena lokasinya dipakai untuk pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
Seluruh masyarakat Kampung Bayam sejumlah 642 kepala keluarga ini sudah mendapatkan biaya kompensasi atas penggantian hunian mereka di Kampung Bayam dengan hasil musyawarah bersama.
Sebelumnya, PT. Jakpro memastikan warga eks Kampung Bayam bakal nyaman menghuni Rusun Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara, dengan hadirnya sejumlah fasilitas.
“Kami memastikan fasilitas pendukung yang baik dan memadai untuk dihuni oleh warga eks Kampung Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara,” kata Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin di Jakarta, Minggu (7/1/24).
Iwan menjelaskan warga eks Kampung Bayam menempati unit tipe 36 di Rusun Nagrak yang dilengkapi dengan dua kamar, ruang tamu, kamar mandi, dapur, dan balkon untuk menjemur pakaian.
Adapun fasilitas umum lainnya yang dapat dinikmati oleh para penghuni di antaranya lift, masjid, taman bermain anak, lapangan olahraga, tempat parkir sepeda motor, dan juga bus sekolah.
Kepindahan warga eks Kampung Bayam secara sukarela dan difasilitasi oleh aparatur kewilayahan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta untuk itu Suhanda sekjend FPPJ (Forum Pemuda Pedulu Jakarta) memberikan Apresiasi Terhadap Pemprov DKI Jakarta Dan PT. Jakpro yang sudah bekerja maksimal prihal relokasi warga Exs Kampung Bayam,.
Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) persolan relokasi Warga exs Kampung Bayam sudah usai mari kita bersama untuk berkerja sama yang baik dan terkait persoalan tersebut menjFPPJ Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Dan PT Jakpro Untuk Memberikan Hunian Yang Nyaman Untuk Masyarakat Kampung Bayam Di Rusun Nagrak
Jakarta , Sekjend Forum Pemuda Pedulu Jakarta (FPPJ) mengapresiasi solusi terbaik atas kehadiran Rumah Susun (Rusun) Nagrak diperuntukkan bagi warga Kampung Bayam, Jakarta Utara yang menjadi korban gusuran karena lokasinya dipakai untuk pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
Seluruh masyarakat Kampung Bayam sejumlah 642 kepala keluarga ini sudah mendapatkan biaya kompensasi atas penggantian hunian mereka di Kampung Bayam dengan hasil musyawarah bersama.
Sebelumnya, PT. Jakpro memastikan warga eks Kampung Bayam bakal nyaman menghuni Rusun Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara, dengan hadirnya sejumlah fasilitas.
“Kami memastikan fasilitas pendukung yang baik dan memadai untuk dihuni oleh warga eks Kampung Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara,” kata Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin di Jakarta, Minggu (7/1/24).
Iwan menjelaskan warga eks Kampung Bayam menempati unit tipe 36 di Rusun Nagrak yang dilengkapi dengan dua kamar, ruang tamu, kamar mandi, dapur, dan balkon untuk menjemur pakaian.
Adapun fasilitas umum lainnya yang dapat dinikmati oleh para penghuni di antaranya lift, masjid, taman bermain anak, lapangan olahraga, tempat parkir sepeda motor, dan juga bus sekolah.
Kepindahan warga eks Kampung Bayam secara sukarela dan difasilitasi oleh aparatur kewilayahan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta untuk itu Suhanda sekjend FPPJ (Forum Pemuda Pedulu Jakarta) memberikan Apresiasi Terhadap Pemprov DKI Jakarta Dan PT. Jakpro yang sudah bekerja maksimal prihal relokasi warga Exs Kampung Bayam,.
Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) persolan relokasi Warga exs Kampung Bayam sudah usai mari kita bersama untuk berkerja sama yang baik dan terkait persoalan tersebut menjadi gaduh untuk komsumsi Politik yang hari ini menjadi tidak kondusif , tandas Suhanda. Jadi gaduh untuk komsumsi Politik yang hari ini menjadi tidak kondusif , tandas Suhanda.


