Buruh Tenun Korban BMT Mitra Umat Pekalongan Meninggal Dunia
Pekalongan Jateng 11 agustus 2025– Abbas (60), buruh tenun di industri kerajinan Ridaka Pekalongan, meninggal dunia pada Minggu (10/8/2025) di Masjid Walisongo, Kandang Panjang, Kota Pekalongan. Ia merupakan salah satu korban kasus BMT Mitra Umat Pekalongan yang hingga kini belum terselesaikan.
Selama puluhan tahun bekerja, Abbas rutin menyisihkan sebagian penghasilannya (setiap Kamis dan Jumat) untuk ditabung di BMT Mitra Umat. Total simpanannya tercatat lebih dari Rp35 juta, yang rencananya digunakan untuk membeli sebidang tanah kavling di kawasan Salam Manis, bersebelahan dengan rumah saudaranya.
Rencana tersebut tidak pernah terwujud. Permasalahan yang menimpa BMT Mitra Umat menyebabkan simpanan Abbas tidak dapat dicairkan. Kehilangan seluruh tabungannya membuat Abbas tidak memiliki tempat tinggal tetap. Sejak itu, ia hidup berpindah-pindah dari satu masjid ke masjid lain, bergantung pada kebaikan pengurus masjid. Menjelang wafat, ia diketahui menetap sementara di Masjid Al Mubarok, Panjang Wetan, Pekalongan.
Abbas termasuk salah satu anggota yang aktif dalam aksi-aksi yang dilakukan Paguyuban Korban BMT Mitra Umat Pekalongan. Kasus yang melibatkan ribuan anggota ini telah berlangsung lebih dari satu tahun tanpa kejelasan penyelesaian. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola BMT terkait pengembalian dana maupun penyelesaian permasalahan.
Kehilangan Abbas menjadi duka bagi rekan-rekan korban lainnya. Perjuangan menuntut penyelesaian kasus disebut akan terus berlanjut meskipun salah satu anggotanya telah tiada. Situasi ini menambah sorotan terhadap pentingnya perhatian serius dari pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menangani perkara yang berdampak pada ribuan warga Pekalongan.
Penulis: Mujihartono
Sumber: #pekalongan Info