Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id
Babinsa Koramil 07/Atu Lintang, Sertu Moh. Muhni, mendampingi warga dalam kegiatan pembibitan tanaman kopi di Desa Atu Lintang, Kamis (4/9/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi sekaligus bimbingan teknis kepada masyarakat agar pembibitan berjalan optimal dan menghasilkan bibit kopi berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan arahan terkait cara pemeliharaan dan perawatan bibit kopi, mulai dari teknik penyemaian, pengairan, hingga penanggulangan hama. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kualitas bibit untuk mendukung hasil panen di masa mendatang.
Sertu Moh. Muhni menegaskan, keterlibatan Babinsa dalam pembinaan pertanian dan perkebunan merupakan bagian dari tugas pendampingan TNI kepada masyarakat desa binaan. Menurutnya, sektor kopi memiliki potensi besar untuk mendorong kesejahteraan warga Desa Atu Lintang jika dikelola dengan baik sejak tahap awal pembibitan.
“Pembibitan kopi yang baik akan berdampak pada hasil panen yang lebih berkualitas. Kami ingin masyarakat tidak hanya menanam, tetapi juga memahami cara merawat bibit sejak dini agar hasilnya bisa maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Sunyoto (62), salah seorang pemilik bibit kopi, mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. Ia menilai pendampingan tersebut sangat membantu petani yang masih membutuhkan pengetahuan teknis dalam perawatan bibit. “Kami berterima kasih atas perhatian Babinsa. Dengan adanya bimbingan ini, kami lebih yakin dapat menghasilkan bibit kopi yang sehat dan produktif,” ungkapnya.
Sinergi antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan pembinaan pertanian dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan. Selain itu, pendampingan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produksi kopi Gayo yang telah dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan petani Desa Atu Lintang semakin termotivasi untuk mengembangkan perkebunan kopi mereka. Langkah kecil dari pendampingan pembibitan diyakini akan membawa dampak besar terhadap produktivitas, ekonomi masyarakat, serta ketahanan pangan di wilayah Aceh Tengah.(#)


