Astama Ops Kapolri Resmi Buka, JPCC Malindo 2025 di Bali

Denpasar | detikperistiwa.co.id

Indonesia kembali menjadi tuan rumah, dimulainya forum kerja sama antara kedua negara (Indonesia-Malaysia) forum teesebut membahas kejahatan lintas batas serta meningkatkan koordinasi antar personel kepolisian atau JPCC-Malindo ke-16 tahun 2025. Tentu hal ini menjadi sinyal kuat kerjasama yang berkelanjutan antara Kepolisian Republik Indonesia dengan Polis Diraja Malaysia.

Berkaitan dengan hal tersebut, Asisten Utama Bidang Operasi (Astama Ops) Kapolri Komjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., berkesempatan membuka sidang ke-16  Joint Police Cooperation Committee (JPCC) Malindo Tahun 2025, di Crystal Ballroom, The Crystal Luxury Bay Resort-Nusa Dua, pada Rabu (24/9/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Delegasi Polis Di Raja Malaysia, Deputi Commisioner Polis Dato Mohammad Suzrinn bin Mohammad Rodhi, Karo Kerma KL Stamaops Polri, Brigjen. Pol. Laksana, S.I.K., Karo Jianstra Stamaops Polri, Brigjen. Pol. Marsudianto, S.I.K., M.Si., Karo Renmin Stamaops Polri, Brigjen. Pol. Puji Santosa, S.H., M.M., dan beberapa Asistan Commisari Polis dari Polis Diraja Malaysia (PDRM) yang turut hadir pada diskusi terkait kerjasama penanganan kejahatan di kawasan perbatasan.

Dalam sambutannya, Astama Ops Kapolri Komjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., menyampaikan bahwa ke-16  Joint Police Cooperation Committee (JPCC) Malindo sebuah forum penting yang tidak hanya untuk memper erat hubungan Polri dengan PDRM, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia dan Malaysia adalah dua bangsa yang solid, visioner dan siap menjawab tantangan keamanan regional maupun global.

”Sejak awal dibentuknya JPCC pada tahun 2010, kerjasama Polri dan PDRM terus mengalami kemajuan, kita telah bersinergi dalam penanganan kejahatan lintas negara, narkotika, perdagangan orang, hingga pada Cyber Crime,” ungkapnya.

Komjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., yang juga menjadi Ketua JPCC Malindo untuk Indonesia ini juga menyampaikan bahwa, JPCC akan menjadi Strategic Platform untuk memastikan bahwa Polri dan PDRM tidak hanya reaktif, tetapi juga Prediktif, Responsif dan Solutif. Sehingga Komjen. Fadil menekankan agar perkuat pertukaran informasi, tingkatkan operasi bersama, serta bersama membangun kapasitas sumberdaya manusia yang inovatif.

”Kerjasama ini adalah modal besar bagi keamanan ASEAN. Jika Polri dan PDRM solid, maka stabilitas kawasan akan semakin kokoh, jadi inilah kontribusi nyata kita, bukan hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi perdamaian regional dan global,” imbuhnya.

Pada kegiatan diskusi ini juga disampaikan juga pemaparan dari setiap kerjasama yang selama ini telah terjalin oleh Polri dan PDRM, serta hambatan dan tindaklanjut yang akan dilaksanakan oleh kedua belah pihak, termasuk pertukaran personel Polri dengan personel PDRM.

Pada akhir kegiatan, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dan pertukaran pelakat cindramata oleh Ketua JPCC Malindo untuk Indonesia Komjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., dan Ketua Bersama JPCC Malindo untuk Malaysia Deputi Commisioner Polis Dato Mohammad Suzrinn bin Mohammad Rodhi. Serta diakhiri dengan foto bersama.

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya?