LPD Desa Adat Yeh Poh di Bobol Maling, Brankas Dibuang di Kebun, Pelaku Hanya Berhasil Gasak Rp. 16.434.000


Karangasem | detikperistiwa.co.id

Peristiwa pembobolan LPD Desa Adat Yeh Poh yang yang terjadi pada hari Rabu tanggal 26 November 2025, mulai menemukan titik terang. Setelah salah satu warga menemukan brankas di kebun.

 

Penemuan brankas tersebut berawal salah satu warga I Nengah Suardana warga Banjar Dinas yeh poh pada hari Minggu tanggal 30 November 2025 sekira pukul 14.30 wita yang sedang memetik kelapa, tepat saat memungut buah kelapa dan menemukan brankas di samping batu besar di tegalan milik I Gede Saputra Wisnawa, mengetahui temuan tersebut kemudian I Gede Saputra Wisnawa langsung menghubungi Jro Bendesa Yeh Poh yang kemudian menyampaikan temuan tersebut ke Polsek Manggis.

 

Tim inafis Polres Karangasem saat melakukan pengecekan dan olah TKP, mendapati pada saat ditemukan brankas tersebut dalam keadaan rusak terdapat bekas congkelan namun masih dalam keadaan terkunci, terdapat celah kurang lebih satu centi meter pada pintu brankas yang rusak.

 

Dari hasil temuan brankas tersebut pihak pengurus LPD Desa adat Yeh Poh memastikan jika temuan brankas tersebut memang milik LPD Desa Adat Yeh poh yang diketahui hilang pada hari Rabu tanggal 26 Nopember 2025.

 

Sebelumnya peristiwa pembobolan LPD tersebut pertama kali diketahui pada Rabu sekitar pukul 08.30 WITA oleh bendahara LPD, I Ketut Sariana, yang datang ke kantor untuk bekerja. Saat membersihkan ruangan, ia mendapati brankas yang biasanya berada di bawah meja sudah tidak ada. Sariana kemudian meminta rekannya, I Putu Suardana Putra, untuk menghubungi Ketua LPD, I Kadek Suweca.

 

Setibanya di lokasi, Suweca menemukan grendel pintu belakang kantor dalam kondisi rusak. Ia bersama para saksi kemudian memeriksa area sekitar kantor namun tidak menemukan keberadaan brankas. Atas kejadian tersebut, pengurus LPD melapor kepada Jro Bendesa Adat Yeh Poh serta perangkat desa sebelum akhirnya membuat laporan resmi ke Polsek Manggis.

 

Lebih lanjutnya setelah brankas tersebut berhasil dibuka oleh pengurus LPD Desa Adat Yeh Poh  melakukan penghitungan dan ditemukan barang-barang berupa 12 buah buku BPKB kendaraan bermotor yang dijadikan anggunan di LPD, 3 buah buku tabungan, uang tunai total sebesar Rp. 127.265.000,- (seratus dua puluh tujuh dua ratus enam puluh lima ribu rupiah) dari laporan awal uang yang disimpan didalam brankas sebesar Rp. 143.699.000,- (seratus empat puluh tiga enam ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah),

 

Selanjutnya setelah dilakukan penghitungan dan pengecekan dengan laporan keuangan di LPD Desa adat yeh poh terdapat selisih sehingga diduga uang yang berhasil diambil oleh pelaku sebesar Rp. 16.434.000,- (enam belas juta empat ratus tiga puluh empat).

 

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda N. Artono, membenarkan laporan peristiwa pencurian tersebut. Ia menyampaikan bahwa Polsek Manggis sudah melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi, hingga melakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

Saat ini temuan brankas beserta isinya masih diamankan di kantor polsek manggis untuk penyidikan lebih lanjut untuk bisa ungkap pelaku pencurian brankas tersebut.

 

Sby