Bireuen – detikperistiwa.co.id
Penanganan pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen ditegaskan tidak hanya berfokus pada satu wilayah, melainkan mencakup sejumlah desa terdampak di berbagai kecamatan. Pemerintah Kabupaten Bireuen menyatakan proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi sesuai mekanisme serta kewenangan yang berlaku.
Sumber di lingkungan pemerintah daerah menjelaskan bahwa langkah-langkah penanganan meliputi pendataan kerusakan, pembersihan lingkungan, penyaluran bantuan logistik, serta pengusulan hunian tetap melalui jalur administrasi yang harus dipenuhi agar bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menanggapi dinamika pemberitaan yang berkembang, Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas (Volunteers Caring for the People Across Borders), Arizal Mahdi, menilai bahwa kritik publik perlu ditempatkan secara proporsional dan adil.
“Penanganan bencana di Bireuen tidak hanya terjadi di Desa Kapa. Ada banyak desa lain yang juga ditangani. Kita harus melihat konteks secara menyeluruh,” ujar Arizal Mahdi.
Ia menambahkan bahwa kepala daerah bekerja dalam keterbatasan sistem dan regulasi. “Bupati bukan malaikat. Namun perlu dicatat, di tengah berbagai tekanan dan fitnah dari lawan-lawan politiknya, Bupati Bireuen tidak pernah menyerah atau ‘mengibarkan bendera putih’, sementara di beberapa daerah lain ada kepala daerah yang secara terbuka menyatakan ketidakmampuan,” katanya.
Menurut Arizal, perbedaan pendekatan antarwilayah tidak semestinya disederhanakan menjadi penilaian tunggal. Ia mendorong agar seluruh pihak mengedepankan data, empati, dan kerja kolaboratif dalam menyikapi penanganan pascabencana.
Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan bahwa setiap usulan dari tingkat desa akan diproses sesuai tahapan, termasuk verifikasi teknis dan koordinasi lintas tingkat pemerintahan. Pemkab juga mengapresiasi peran desa, relawan, serta lembaga kemanusiaan yang turut membantu warga terdampak.
Menjelang bulan suci Ramadhan, pemerintah daerah mengimbau semua pihak untuk menjaga suasana kondusif dan mengedepankan semangat kebersamaan agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Detik Peristiwa


