Pusaran Angin Rusak Permukiman Warga di Sakra Timur, Aparat Turun Tangan

Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu, 11 Januari 2026. Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur — Bencana angin puting beliung melanda kawasan permukiman warga di Dusun Kuangwai, Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Sabtu (10/1/2026). Terjangan angin yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, khususnya pada bagian atap yang beterbangan dan hancur.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA, saat sebagian warga tengah beraktivitas di dalam rumah. Angin kencang disertai pusaran membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri. Setelah kondisi mulai mereda, aparat kepolisian dari Polsek Sakra Timur langsung mendatangi lokasi terdampak.

Rumah warga yang rusak setelah diterjang angin puting beliung di Dusun Kuwangwai Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, NTB, Minggu (11/1/2025) foto Foto (Facebook Abdul Munir)

Kasi Humas Polres Lombok Timur, A.KP Nikolas Osman, mengatakan bahwa personel kepolisian bersama Bhabinkamtibmas Desa Menceh dan perangkat dusun segera melakukan pengamanan lingkungan. Selain itu, petugas turut membantu warga membersihkan sisa-sisa bangunan yang rusak akibat terpaan angin.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah memastikan situasi aman, kemudian membantu masyarakat mengevakuasi puing-puing agar tidak menimbulkan risiko lanjutan,” jelas Nikolas.

Di lapangan, Bhabinkamtibmas Desa Menceh AIPDA Hendro Wardana terlihat aktif berkoordinasi dengan warga setempat. Material seperti genteng dan asbes yang berserakan dikumpulkan dan dipindahkan dari sekitar rumah serta jalan lingkungan.

Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kepolisian masih melakukan pendataan terhadap jumlah rumah terdampak dan estimasi kerugian materiil yang dialami warga.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Hingga Minggu sore, situasi di Dusun Kuangwai dilaporkan relatif aman dan terkendali, dengan aparat bersama perangkat desa masih melakukan pemantauan pascakejadian.(win)