POSE RI Gelar Aksi diHalaman Kantor PT.Sensenow AI Cakrawala Baru dan OJK Provinsi SumSel Terkait Investasi Bodong

 

Palembang,-detikperistiwa co.id
Investasi bermasalah diPalembang Pose RI desak aparat hukum usut PT.Cakrawala Baru Sensenow AI.
mendesak aparat penegak hukum dan otoritas keuangan untuk mengusut dugaan investasi bermasalah yang diduga dilakukan oleh PT Cakrawala Baru atau SenseNow AI (SNAI Wapek) yang beroperasi di Palembang.

Ketua POSE RI dan Serikat Masyarakat Sumsel, Desri Nago, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi dari 11 orang masyarakat yang menyampaikan adanya kendala penarikan dana setelah bergabung dalam skema investasi yang ditawarkan perusahaan tersebut.

Menurut Desri, para peserta direkrut untuk membeli dolar menggunakan rupiah dengan nilai bervariasi serta dijanjikan keuntungan dan jenjang keanggotaan hingga level leader apabila berhasil merekrut anggota baru. Aktivitas tersebut disebut berlangsung di kawasan ruko OPI Mall Jakabaring, Palembang.

“Dari informasi yang kami terima, terdapat pola perubahan aturan sepihak, masuknya dana yang diklaim sebagai pinjaman tanpa persetujuan, serta syarat pembayaran tertentu agar akun dapat dibuka dan dana bisa ditarik,” kata Desri dalam keterangannya, Selasa (7/1/2026).

Ia menjelaskan, dari total 11 akun yang diadukan, nilai dana yang terhimpun diperkirakan mencapai lebih dari Rp200 juta. Namun hingga batas waktu yang dijanjikan pengelola, dana tersebut belum dapat dicairkan.

Desri menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat bukti adanya hasil kerja sama yang diterima oleh para peserta sebagaimana dijanjikan di awal.

“Atas dasar itu, kami meminta pihak SenseNow AI untuk segera mengembalikan dana masyarakat. Jika tidak, kami mendorong OJK dan aparat penegak hukum mengambil langkah tegas sesuai kewenangannya,” ujar Desri.

POSE RI, lanjut Desri, telah menyampaikan surat pemberitahuan aksi damai kepada Polda Sumatera Selatan pada 7 Januari 2026, serta menjadwalkan penyampaian aspirasi ke OJK Sumsel, kantor PT SenseNow AI, dan Mapolda Sumsel.

“Kami bergerak dalam koridor konstitusional. Aksi ini bukan untuk menghakimi, tetapi untuk mencari kejelasan dan kepastian hukum agar masyarakat tidak terus dirugikan,” tegasnya.
Edit “mry”