KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Jam Pimpinan pertama pada Senin (12/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengawali arahannya dengan mengajak seluruh personel untuk mendoakan rekan-rekan anggota yang sedang sakit agar segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal.
Selain itu, Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang telah terlibat dalam pengamanan di Desa Bugbug. Berkat dedikasi dan kerja keras anggota di lapangan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan tersebut berlangsung aman dan lancar.
Terkait dinamika wilayah, beliau berharap agar ke depannya potensi konflik adat yang terjadi di Kabupaten Karangasem dapat ditekan. Beliau menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara internal agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Mengingat sebagian besar personel Polres Karangasem berasal dari daerah setempat, Kapolres berharap hal ini menjadi kekuatan untuk memberikan pemahaman hukum yang humanis kepada masyarakat. Anggota Polri diharapkan mampu menjadi edukator di lingkungannya masing-masing guna mencegah terjadinya kembali permasalahan adat. Beliau juga mengajak seluruh jajaran untuk melakukan introspeksi diri, mengingat krisis solidaritas seringkali menjadi pemicu munculnya masalah baik di dalam institusi maupun instansi lain. Oleh karena itu, hubungan yang solid antar-personel, antar-fungsi, serta hubungan baik dengan masyarakat harus terus dijalin dan diperkuat.
Kapolres juga menegaskan agar setiap fungsi melaksanakan tugas pokoknya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Menutup arahannya, beliau menyampaikan pesan penting dari Kabid Propam Polda Bali agar seluruh personel menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menjerat diri sendiri maupun merusak citra institusi. Personel diminta untuk menjauhi gaya hidup mewah atau hedonisme, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial, serta diingatkan untuk tidak menimbulkan permasalahan di lingkungan internal polri sendiri demi menjaga marwah kepolisian
Sby


