Suplai Air Bersih, Polres Aceh Timur Bersama BKO Brimob Hadirkan Water Treatment di Pante Bidari

Aceh Timur – detikperistiwa.co.id

Ketika banjir memutus suplai air bersih di Desa Sineubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, warga setempat tak pernah menyangka bahwa pemulihan kebutuhan dasar justru datang dari Polri. Polres Aceh Timur bersama BKO Brimob Resimen I Kedung Halang, Bogor menurunkan Water Treatment Mobile. Sebuah perangkat pengolah air lapangan. Senin, (12/01/2026).

Mesin pengolah air itu langsung menjadi pusat perhatian warga. Sejak pagi, warga membawa jerigen, galon, hingga drum kecil. Mereka rela antre demi mendapatkan air bersih.

Bukan hanya untuk mandi atau mencuci, tetapi untuk kebutuhan paling mendasar: minum dan memasak. Water Treatment Mobile ini bekerja mengolah air yang melalui proses filtrasi dan sterilisasi. Dalam waktu singkat, air keruh berubah menjadi jernih dan siap konsumsi. Inilah yang membuat warga menyebutnya sebagai “penyelamat di tengah krisis air”.

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. menegaskan bahwa penempatan alat tersebut didasarkan pada kondisi lapangan yang benar-benar mengalami kesulitan air bersih.

“Kami hadirkan Water Treatment Mobile terutama di wilayah yang paling terdampak dan mengalami kekurangan air bersih. Ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi upaya memastikan masyarakat tetap mendapat air aman dan layak konsumsi,” ujar AKBP Irwan Kurniadi.

Ia menyebutkan, Polres Aceh Timur tidak hanya hadir untuk evakuasi dan pembersihan, tetapi juga memenuhi kebutuhan dasar masyarakat agar tetap bisa bertahan dengan aman dan layak.

Sementara itu Muhammad Nurdin, salahsatu warga Desa Sineubok Saboh pun memberikan apresiasi dengan didatangkannya kendaraan water treatment tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolri, Bapak Kapolda Aceh, Bapak Kapolres Aceh Timur dan BKO Brimob Polri atas kehadiran mobil water treatment sehingga warga di sini, utamanya para ibu rumah tangga sangat terbantu dengan alat ini.” Ungkap Muhammad Nurdin.

Dengan sigap, personel Polres Aceh Timur dan BKO Brimob menyalurkan air hasil olahan kendaraan water treatment melalui selang-selang ke jeriken dan wadah milik warga.

“Dengan kehadiran water treatment ini, Polri memperlihatkan bahwa kemanusiaan bukan hanya soal kehadiran fisik, tetapi menghadirkan solusi nyata di titik paling krusial—dimana masyarakat benar-benar membutuhkan.” Terang Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.