Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Humtara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi

Aceh Timur – detikperistiwa.co.id

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir, menyoroti pembangunan Rumah Sementara(Huntara) untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur yang dinilai dalan proses perencanaan tidak memperhatikan faktor ekologi.

Ketua Umum Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon pasca banjir Aceh menyebutkan, pembangunan Humtara di Gampong Pante Rambong Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur tanpa mempertimbangkan aspek ekologis, sehingga dikhawatirkan akan menjadi masalah baru terhadap korban terdampak.

“Sudah kita cek ke lapangan, pembangunan Humtara sebanyak 312 unit yang akan dan sedang dibangun, baik yang komunal maupun personal , sebagian yang mulai di bangun berada di daerah rendah dan rawan tergenang air bila hujan deras,” sebut Masri.

Seharusnya Kata Masri, pihak pemerintah khususnya BNPB dalam membuat perencanaan dapat mempertimbangkan aspek ekologi dan psikologi korban terdampak, bila terjadi cuaca ektrim sewaktu -sewaktu Humtara tidak tenggelam.

“Selain lokasi daerah rendah, cor lanta sangat rendah hanya berkisar 4 cm, lebih tinggi lumpur daripada lantai, bila turun hujan semua lumpur dan air akan masuk mengalir dalam Humtara, ” kata Masri.

Masri mennadaskan, bila dibandingkan Huntara yang dibangun di Gampong Blang Nie Kecamatan Simpang Ulim, bangunan menggunakan tiang mencapai 25 cm sampai 50 cm lebih.

“Seharusnya.dibangun seperti di Gampong Blang, lantai lebih tinggi menggunakan tiang,” tandas Masri.

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, minta pihak pemerintah untuk evaluasi kembali bangunan Humtara di Gampong Pante Rambong maupun Gampong lainnya bila perencanaan bangunan lantai rendah.

“Kalau dibangun jangan asal asalan, harus diperhatikan aspek ekologi maupun psikoligi masyarkat,” tutup Masri.

(Y)