PDAM se-NTB Satukan Langkah di Lombok Timur, Perpamsi Siapkan Strategi Layanan Air Berkelanjutan

Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Nusa Tenggara Barat mengumpulkan jajaran direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) se-NTB dalam rapat koordinasi yang digelar Jumat (23/1/2026) di Hotel Syariah Pancor, Lombok Timur.

Agenda ini menjadi ruang strategis bagi PDAM di NTB untuk menyelaraskan kebijakan dan menyusun langkah bersama dalam meningkatkan mutu pelayanan air minum bagi masyarakat. Selain membahas agenda organisasi, rakor juga difokuskan pada penguatan kerja sama antar-perusahaan air minum daerah.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membuka ruang diskusi yang konstruktif terkait tantangan pengelolaan air minum di daerah.

“Setiap PDAM memiliki karakteristik dan persoalan yang berbeda. Rakor ini menjadi sarana penting untuk menyatukan pemikiran dan merumuskan solusi yang aplikatif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perpamsi NTB akan merancang program kerja tahunan dengan pendekatan kebutuhan lapangan. Program tersebut diarahkan pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia, optimalisasi manajemen, serta pendampingan teknis agar kinerja PDAM semakin profesional.

Pada rakor ini, PDAM Lombok Timur dipercaya sebagai penyelenggara kegiatan. Kepercayaan tersebut disambut positif dan dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat peran PDAM Lombok Timur dalam mendukung agenda Perpamsi NTB.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi momentum penting bagi PDAM di NTB,” kata Sopyan.

Ketua DPD Perpamsi NTB yang juga Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (AMGM) Perseroda, H. Sudirman, menegaskan bahwa kolaborasi antar-PDAM menjadi kunci utama dalam menjawab kebutuhan layanan air minum yang terus meningkat.

Menurutnya, PT AMGM siap mengambil peran lebih jauh dengan memberikan dukungan berupa pendampingan langsung kepada PDAM lain, baik dari sisi teknis maupun pengelolaan perusahaan.

“Kami mendorong semangat saling menguatkan antar-PDAM agar kualitas pelayanan air minum di NTB dapat meningkat secara merata,” tegasnya.

Selain pembahasan program kerja, rakor juga mengemuka rencana pengembangan pendidikan vokasi di bidang air minum melalui pendirian Sekolah Tinggi Air Minum AKTIRTA di Lombok Barat. Kampus jenjang Diploma III tersebut berada di bawah naungan Perpamsi dan difokuskan pada program Teknik Lingkungan dengan konsentrasi air minum.

Perguruan tinggi yang dikenal sebagai Kampus Air Indonesia ini disiapkan untuk mencetak tenaga profesional yang siap terjun ke dunia kerja melalui kurikulum berbasis praktik.

Ke depan, Perpamsi NTB merencanakan pengiriman pegawai PDAM dari seluruh NTB untuk mengikuti pendidikan di AKTIRTA melalui program beasiswa.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi investasi penting demi keberlanjutan pelayanan air bersih di daerah,” pungkas Sudirman.(win)