Munzir (Mandala), Ketua DPC PDI Perjuangan Bireuen, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat

Bireuen – detikperistiwa.co.id

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bireuen, Munzir yang akrab disapa Mandala, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

Senin, 26 Januari 2026, saat ditemui oleh Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi, di Desa Blang Rheum, Kecamatan Jeumpa, Munzir sedang turun langsung membersihkan material lumpur akibat bencana. Ia didampingi oleh anggota relawan PDI-P Kabupaten Bireuen yang setia menemani, menunjukkan kerja nyata dan komitmen bersama masyarakat.

“Perjuangan kami adalah memastikan keadilan dan kesejahteraan rakyat benar-benar dirasakan. Kami bekerja bersama masyarakat, membersihkan sisa bencana, dan berkomitmen untuk terus berjuang demi kepentingan rakyat,” ujar Munzir.

Ia menyoroti kondisi masyarakat desa yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, meski Indonesia telah mencapai 80 tahun kemerdekaan. Data terakhir menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Bireuen tahun 2024 mencapai sekitar 12,1 persen. “Sudah 80 tahun kita merdeka, tapi kehidupan masyarakat di desa-desa masih jauh dari sejahtera. Ada apa yang salah?” tanya Munzir kepada Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi, sebagai refleksi mendalam tentang tantangan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Seorang warga Desa Blang Rheum yang ikut dalam kegiatan membersihkan lumpur mengatakan, “Kami sangat terbantu. Pak Munzir selalu hadir saat dibutuhkan. Kehadirannya memberi semangat dan rasa aman bagi warga.”

Sebagai pimpinan partai di tingkat kabupaten, Munzir menekankan bahwa politik harus hadir sebagai alat pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Keberadaan partai politik harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama kelompok kecil dan mereka yang selama ini kurang mendapat perhatian.

“PDI Perjuangan lahir dari rakyat dan harus kembali kepada rakyat. Perjuangan kami di Bireuen adalah memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun kemanusiaan,” tambahnya.

Fokus utama DPC PDI Perjuangan Bireuen ke depan adalah mendorong program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, serta kepedulian terhadap masyarakat rentan.

Munzir menegaskan pentingnya sinergi antara partai, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Kesejahteraan rakyat tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan melalui kerja bersama yang berlandaskan kejujuran dan keberpihakan pada kepentingan publik.

“Perjuangan ini bukan tentang siapa yang paling terlihat, tetapi siapa yang paling konsisten bekerja untuk rakyat. Kami ingin kehadiran PDI Perjuangan di Bireuen benar-benar dirasakan, bukan hanya saat momentum politik,” tegasnya.

Dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas PDI Perjuangan, Munzir berharap seluruh kader partai di Bireuen tetap solid dan menjaga kepercayaan masyarakat dengan kerja nyata di lapangan.

Hingga kini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bireuen terus melakukan konsolidasi internal dan membangun komunikasi aktif dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat peran partai dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Upaya ini mencerminkan prinsip demokrasi, keadilan sosial, dan kepedulian yang dihargai secara global. Kesejahteraan rakyat adalah tujuan utama kami, dan setiap tindakan nyata harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Munzir.

Detik Peristiwa