Safari Subuh Rabu Berkah, Wakapolres Aceh Tengah Ajak Jaga Kamtibmas, Cegah Balap Liar dan Awasi Anak

Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id

Pasca bencana alam yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, Polres Aceh Tengah kembali mengaktifkan kegiatan Safari Subuh Rabu Berkah sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan Safari Subuh kali ini dilaksanakan di Masjid Adz-Dzikra, Kampung Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (28/1/2026).

Safari Subuh tersebut dihadiri Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. yang diwakili oleh Wakapolres Aceh Tengah Kompol Samsir, S.H., Rektor IAIN Takengon Prof. Dr. Ridwan, MCL, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Tengah, Sekretaris Daerah Aceh Tengah, para Pejabat Utama (PJU) Polres Aceh Tengah, Kapolsek Kota Takengon, tokoh masyarakat, personel Polres dan Polsek Kota Takengon, serta jamaah Masjid Adz-Dzikra.

Dalam sambutannya, Wakapolres Aceh Tengah mengawali dengan mengulas Surat An-Nahl ayat 32, yang bermakna bahwa orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik akan disambut malaikat dengan ucapan salam dan dipersilakan masuk surga atas apa yang telah mereka kerjakan.

Ia mengajak masyarakat untuk menjauhi perbuatan yang dilarang agama, seperti kekafiran dan kemaksiatan, karena selain berdampak buruk bagi diri sendiri juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar menjauhkan diri dari perbuatan yang dilarang agama. Selain berdosa, perbuatan tersebut juga dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujar Kompol Samsir.

Wakapolres juga menyoroti kondisi psikologis masyarakat pascabencana. Menurutnya, hingga hampir dua bulan setelah bencana, sebagian masyarakat masih merasakan trauma.

“Kita berdoa semoga masyarakat Aceh Tengah segera pulih dan diberikan kesembuhan, sehingga dapat kembali beraktivitas serta melaksanakan ibadah dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, Kompol Samsir mengungkapkan adanya laporan terkait seorang anak yang meninggalkan rumah. Ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak.

“Anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama, khususnya orang tua. Mari kita tingkatkan pengawasan dan pendidikan agar mereka terhindar dari pengaruh negatif,” tegasnya.

Wakapolres juga menyinggung maraknya kembali aksi balap liar dan penyalahgunaan narkoba pascabencana dalam beberapa waktu terakhir. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dengan peran aktif masyarakat, InsyaAllah situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh Tengah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan memimpin diri sendiri merupakan kunci untuk memimpin keluarga hingga masyarakat.

“Jika kita mampu memimpin pribadi kita, maka kita akan mampu memimpin keluarga, bahkan lingkungan masyarakat. Memimpin jiwa dan memimpin raga,” ujarnya.

Kegiatan Safari Subuh Rabu Berkah kemudian dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Mahadir, M.A. Ia mengulas tentang pentingnya mengenal diri dan mengetahui batasan, dengan mengibaratkan semut yang tertarik pada manisnya madu, namun karena tidak mengetahui batas justru menceburkan diri hingga mati.

“Banyak manusia lupa akan dirinya dan batasannya. Barang siapa mengenal dirinya, InsyaAllah ia akan mengenal Penciptanya, mengetahui kewajibannya dan tujuan diciptakan,” tuturnya.

Melalui kegiatan Safari Subuh Rabu Berkah ini, diharapkan dapat memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Aceh Tengah.