KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Dalam rangka menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, Polres Karangasem menggelar kegiatan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Agung 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kanya Badra Paramartha Polres Karangasem. Pada Kamis, (29/1/2026) pukul 08.30 WITA.
Acara dibuka secara resmi oleh Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh Wakapolres Karangasem, para Kasatgas Ops, Kasubsatgas Ops, Kapolsek jajaran, serta 74 personel yang terlibat dalam surat perintah (sprin) operasi. Pembukaan ditandai secara simbolis dengan pengalungan tanda peserta kepada perwakilan anggota operasi.
Fokus Operasi: Preemtif, Preventif, dan Edukatif
Dalam sambutannya, Kapolres Karangasem menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Agung 2026 ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.
“Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum melalui ETLE statis maupun mobile serta teguran simpatik. Tujuannya adalah memastikan kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H,” ujar AKBP I Made Santika.
Menjelang Idul Fitri 1447 H yang diprediksi jatuh pada Maret 2026, Polres Karangasem mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat di jalan raya. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian meliputi:
Peningkatan Kepatuhan: Menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Antisipasi Kemacetan: Pengawasan di titik-titik rawan seperti masjid, tempat wisata, pasar, dan swalayan di mana sering terjadi penggunaan bahu jalan untuk parkir kendaraan.
Mitigasi Gangguan: Mengubah Potensi Gangguan (PG) dan Ambang Gangguan (AG) agar tidak menjadi Gangguan Nyata (GN) yang merugikan harta benda maupun jiwa.
Arahan Strategis Satgas
Kapolres menekankan agar seluruh personel mengikuti pelatihan dengan serius guna meningkatkan kompetensi. Ia juga memberikan instruksi khusus kepada setiap Satgas:
Satgas Intelijen: Deteksi dini faktor pemicu gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas.
Satgas Binluh & Dikmas: Gencarkan imbauan, penyuluhan melalui Polmas, serta pemasangan spanduk kampanye keselamatan di lokasi rawan.
Satgas Preventif: Melaksanakan pengaturan, penjagaan, patroli di jalur rawan, serta sigap dalam penanganan di TKP kecelakaan.
Satgas Gakkum: Penindakan berbasis teknologi (ETLE) dan teguran lisan/tertulis yang humanis.
Satgas Banops: Memberikan dukungan penuh mulai dari jaringan komunikasi, kesehatan, hingga pengawasan internal.
Setelah dibuka secara resmi oleh Kapolres Karangasem, kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi oleh para instruktur kepada seluruh peserta Lat Pra Ops untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan.
Sby


