Aceh Timur – detikperistiwa.co.id
Berdasarkan hasil penelusuran terkait informasi terbaru per Januari 2026, terdapat adanya dugaan permasalahan yang serius mengenai penyaluran bansos bantuan sosial, seperti PKH, yang terjadi di Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.
Pasalnya. Oknum operator desa Seuneubok Saboh, diduga melakukan pengalihan data warga miskin dan rentan miskin soal penerima bansos tanpa mekanisme musyawarah yang transparan di desa
Hal ini diduga kuat Oknum operator desa maraknya mengubah data warga miskin untuk mengalihkan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada bantuan sosial (bansos) yang mengakibatkan tidak sesuai regulasi kemensos (Jum’at 30 Januari 2026)
Pengalihan data penerima layak atau tidak layak hal tersebut di lakukan oleh oknum operator desa ini tanpa musyawarah dengan perangkat alias juga tidak transparan dalam proses penentuan penerima bansos di desa Seuneubok Saboh, termasuk BLT Kesra dan PKH, kini dilaporkan tidak di lakukan musyawarah di desa yang benar hingga diwarnai adanya kepentingan pribadi.
Sorotan tajam dampak yang terjadi saat ini di desa jelas terjadi hambatan bagi masyarakat desa Seuneubok Saboh, dalam penyaluran bantuan bansos kepada warga miskin yang benar-benar berhak, termasuk korban banjir.
Masalah yang serius disinyalir menjadi sorotan publik bagi masyarakat setempat karena ketidaktran sparanannya oknum aparat di Desa Seuneubok Saboh,ujarnya
Tindakan yang diambil oleh oknum aparat Desa tidak sesuai dengan aturan (Kemensos) karena penambahan dan penghapusan penerima bansos dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) seharusnya dilakukan melalui musyawarah desa/untuk memastikan validitas data agar benar-benar tepat sasaran,
Sejumlah warga miskin merasa ditintas dan dirugikan hingga melaporkan ke Dinas Sosial terkait atau ke aparat penegak hukum APH stempat atau juga melalui aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos. Tutup Saifuddin Ismail,
Tulis Saipul Ismail Jurnalis Aceh Timur,
(Y)


