Satgas Bencal Bersama Warga Gotong Royong Kumpulkan Batu Bronjong di Jembatan Gantung Langit Desa Bius

Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id

Anggota Satuan Tugas Bencana Alam (Satgas Bencal) melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat dengan mengumpulkan batu bronjong di Jembatan Gantung Langit, Desa Bius, Kecamatan Bius, Kabupaten Aceh Tengah, pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh DPP Satgas Bencal, Serma Carles, dan melibatkan personel Satgas Bencal serta masyarakat Desa Bius. Gotong royong difokuskan pada pengumpulan batu bronjong yang akan digunakan untuk penguatan struktur jembatan dan penahan tanah di sekitar aliran sungai.

Serma Carles menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu masyarakat pascabencana sekaligus langkah antisipatif untuk mencegah kerusakan lebih parah pada infrastruktur desa. Jembatan gantung tersebut merupakan akses penting yang digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, batu bronjong dikumpulkan secara manual dari sekitar lokasi dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan. Material tersebut nantinya akan disusun sebagai bronjong guna memperkuat fondasi jembatan serta mengurangi risiko abrasi dan longsor, terutama saat debit air sungai meningkat pada musim hujan.

Masyarakat Desa Bius menyambut positif keterlibatan Satgas Bencal dalam kegiatan gotong royong tersebut. Warga secara sukarela ikut membantu mengangkat dan mengumpulkan batu, sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Salah seorang warga menyampaikan bahwa Jembatan Gantung Langit memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah desa. Selain menjadi jalur utama menuju kebun dan ladang, jembatan tersebut juga digunakan oleh anak-anak sekolah serta warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Selain melakukan pekerjaan fisik, personel Satgas Bencal juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kondisi jembatan dan lingkungan sekitarnya. Warga diingatkan untuk tidak melakukan pengambilan material secara sembarangan di bantaran sungai yang dapat mempercepat kerusakan struktur penahan tanah.

Kegiatan gotong royong berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara TNI dan masyarakat di Desa Bius, Kecamatan Bius, diharapkan dapat terus terjalin guna mendukung pemeliharaan infrastruktur desa serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah tersebut.(#)