Lombok Timur – detikperistiwa.co.id
Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat memasuki babak baru kepemimpinan. Adrian Puspawijaya resmi menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP NTB setelah menjalani pengukuhan di Pendopo Gubernur NTB, Mataram, Selasa (10/2/2026).
Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur NTB H. Muhammad Iqbal dan dihadiri sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat dari instansi vertikal dan daerah. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur diwakili Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa pengawasan internal memiliki peran sentral dalam memastikan pengelolaan anggaran dan program pembangunan berjalan sesuai aturan. Ia menyampaikan bahwa fungsi pengawasan saat ini diarahkan untuk memperkuat sistem dan mencegah kesalahan sejak dini, bukan hanya menemukan pelanggaran.
Menurutnya, pemerintah daerah di NTB terus berupaya membenahi sistem administrasi dan keuangan agar semakin transparan dan akuntabel. Untuk itu, sinergi dengan BPKP dinilai penting, terutama dalam hal konsultasi dan pendampingan tata kelola.
Adrian Puspawijaya sebelumnya telah menjalankan peran sebagai pelaksana tugas di lembaga tersebut. Pada tahun 2026, ia memprioritaskan pengawasan pada aspek manajemen sumber daya manusia, efektivitas penggunaan anggaran, serta audit terhadap badan usaha milik daerah, termasuk sektor perbankan daerah.
Dengan penetapan pimpinan baru ini, diharapkan fungsi pengawasan di NTB semakin kuat dan mampu mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih serta profesional. Pemerintah provinsi menaruh harapan agar kolaborasi antara BPKP dan pemerintah daerah dapat mendorong pengelolaan keuangan yang lebih tertib dan bertanggung jawab.(dan)


