Grand Opening Alhajj Fried Chicken Tandai Kehadiran Brand Lokal

Makassar, detikperistiwa.co.id – Outlet kuliner Alhajj Fried Chicken resmi dibuka di Jalan Abdul Kadir, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Senin (16/02/2026).

Ketua TP PKK Makassar, Hj. Melinda Aksa mengatakan bahwa Pemerintah Kota Makassar menyampaikan apresiasi atas hadirnya pelaku usaha baru di sektor kuliner.

“Kehadiran Alhajj Fried Chicken adalah bukti bahwa iklim usaha di Kota Makassar terus bergerak dan tumbuh. Ini hasil kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Melinda.

Melinda menegaskan, pembangunan kota tidak bisa hanya bertumpu pada peran pemerintah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi lahir dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Usaha seperti Alhajj Fried Chicken memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memperkuat ekonomi lokal,” tegas Melinda.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman. Digitalisasi pemasaran, inovasi produk, hingga peningkatan kualitas pelayanan menjadi kunci agar usaha lokal mampu bertahan dan naik kelas di tengah persaingan yang semakin ketat.

“Dengan cara ini usaha lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mampu bersaing dan naik kelas di tengah tantangan ekonomi yang semakin dinamis,” ujar Melinda.

Pemkot Makassar, lanjutnya, berkomitmen memberikan kemudahan dan kepastian bagi pelaku usaha yang patuh aturan serta berorientasi pada kualitas.

“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan, kepastian, dan pendampingan bagi dunia usaha,” kata Melinda.

Sementara itu, CEO Alhajj Fried Chicken, Ilhamsyah Ekaputra, menegaskan bahwa kehadiran outlet tersebut merupakan langkah awal membangun brand kuliner lokal yang siap bersaing di tingkat nasional.

“Kota Makassar ini sudah sangat identik dengan kota makanan enak. Maka cukup mudah bagi kami menghadirkan produk nasional dari Makassar untuk Indonesia. Kita mulai dari Makassar untuk Indonesia,” ujar Ilhamsyah.

Ia menyebut, keputusan memulai usaha di Makassar bukan tanpa alasan.

Menurutnya, Kecamatan Tamalate merupakan salah satu kecamatan terbesar di Makassar dan memiliki potensi pasar besar, meski belum banyak brand besar yang berani masuk ke wilayah tersebut.

“Ini tantangan bagi kami. Masyarakat di sini siap menerima outlet fried chicken skala besar,” kata ilhamsyah.

Ilhamsyah menegaskan Alhajj bukanlah bisnis waralaba. Seluruh konsep, resep, hingga manajemen dibangun secara mandiri oleh putra daerah.

Ia bahkan menghadirkan dua chef berpengalaman lebih dari 30 tahun di industri kuliner nasional untuk memastikan kualitas produk.

“Ini bukan franchise. Kita bangun sendiri, lokal anak Makassar. Tapi kami tidak hanya menjual label lokal, kami percaya diri dengan kualitas produknya,” tegas Ilhamsyah Ekaputra.

Dari sisi harga, Alhajj membanderol paket mulai Rp20 ribu untuk satu porsi nasi, ayam, dan minuman.

Saat ini, outlet tersebut mempekerjakan 24 karyawan termasuk tiga petugas keamanan, dengan komitmen minimal 30 persen tenaga kerja berasal dari warga sekitar. Bahkan, 50 persen karyawan disebut merupakan masyarakat Kecamatan Tamalate.

Tak hanya itu, seluruh bahan baku seperti ayam potong dan bumbu diambil dari supplier lokal Makassar.

Ilhamsyah menyebut langkah tersebut sebagai bentuk komitmen membangun ekosistem ekonomi di sekitar lokasi usaha.

“Bisnis tidak bisa tumbuh sendiri tanpa diiringi pertumbuhan masyarakat di sekitarnya. Supplier kami 100 persen lokal. Ayam dan bumbu dari pasar tradisional Makassar,” jelas Ilhamsyah.

Alhajj juga bersinergi dengan sekitar 10 tempat cuci mobil di sekitar outlet guna meminimalisir kemacetan dan menciptakan efek ekonomi berantai. Pengunjung diperbolehkan memarkir kendaraan di lokasi cuci mobil sambil memanfaatkan layanan tersebut.

Ke depan, Ilhamsyah memastikan ekspansi akan dilakukan. Outlet kedua direncanakan hadir di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) pada Agustus mendatang dengan konsep dan segmentasi harga berbeda.

“Kami ingin selalu lebih baik. Bukan hanya baik, tapi lebih dari baik. Itu tagline kami,” pungkas Ilhamsyah Ekaputra.

Dengan konsep lokal, strategi harga kompetitif, serta komitmen pemberdayaan masyarakat, Alhajj Fried Chicken optimistis dapat menjadi pemain baru yang diperhitungkan di industri kuliner Makassar.(niar ch)