Perkuat Program MBG,SPPG Lumban Siagian Yayasan Pelita Siap Beroperasi Dengan Merekrut Relawan Yang Profesional

Taput, detikperistiwa.co.id – Kamis 19/02/2026-Yayasan Pelita Kita Bersama selaku pengelola SPPG Lumban Siagian terus mematangkan persiapan operasional dengan melakukan rekrutmen relawan secara ketat dan berlapis. Dari hampir 100 pelamar yang mendaftar, hanya puluhan orang yang akan dipilih untuk memperkuat layanan ke depan.

Pemilik yayasan, Jhonson Edy Simanjorang, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan hingga wawancara bersama pihak yayasan, SPPG, dan Dinas Kesehatan.

“Awalnya sekitar 98 orang melamar. Setelah seleksi administrasi dan tahap lanjutan, tersisa sekitar 70 peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan interview,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut, nantinya hanya 47 hingga 49 orang peserta yang akan dinyatakan lolos sesuai kebutuhan operasional. Penentuan peserta terpilih dilakukan berdasarkan rekomendasi bersama antara yayasan, Dinas Kesehatan, dan pihak terkait lainnya, termasuk penilaian psikologis serta kesiapan kerja.

Relawan yang telah lolos seleksi tidak langsung bisa bekerja. Mereka terlebih dahulu akan mendapatkan pembekalan dari Dinas Kesehatan terkait higienitas, sanitasi, serta alur distribusi makanan, dilanjutkan dengan pelatihan teknis(Bimtek) oleh asosiasi chef dan lembaga sertifikasi profesi.Yayasan juga menargetkan minimal 50% relawan memiliki sertifikasi penjamah pangan, guna menjamin standar layanan yang aman dan profesional.

“Kita ingin relawan kita ini benar-benar siap ataupun sudah matang untuk melakukan aktivitasnya sebelum operasional berjalan. Jangan sampai program sudah berjalan tapi SDM belum dilatih,” tegas Jhonson.

Dalam proses perekrutan, yayasan memberi ruang besar bagi masyarakat sekitar.tapi 30% relawan yang paling di prioritaskan adalah putra/putri yang bersinergi bekerja yang berasal dari daerah setempat ataupun dari kecamatan terbut, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal.

Selain itu, kebutuhan bahan pangan untuk SPPG tersebut,Jhonson Edy Simanjorang akan melibatkan UMKM lokal, dengan catatan tetap memenuhi standar kualitas premium yang ditetapkan.

Meski persiapan terus berjalan, operasional penuh SPPG masih menunggu pencairan dana. Yayasan telah mengunggah dokumen kerja sama sesuai petunjuk pemerintah dan kini tinggal menunggu proses administrasi selesai.Kami tidak ingin berpangku tangan. Selagi menunggu dana masuk, kami siapkan SDM terlebih dahulu supaya saat operasional dimulai semuanya sudah siap,” ujarnya”

Dengan proses seleksi ketat dan fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal, SPPG Lumban Siagian diharapkan mampu menjadi program pelayanan pangan yang profesional sekaligus membuka peluang kerja bagi warga sekitar Pungkasnya”

Laporan: Anton.Sitompul
(KORLIP SUMUT)