KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Sebuah aksi heroik yang menyentuh hati diperlihatkan oleh Kapolsek Bebandem, AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., saat melaksanakan patroli rutin kewilayahan di ruas Jalan Raya Budakeling, Kecamatan Bebandem, Kamis (26/02/2026) siang.
Sekitar pukul 14.15 WITA, di tengah pemantauan situasi Kamtibmas, Kapolsek bersama personel piket fungsi mendapati seorang pengendara sepeda motor yang berhenti di bahu jalan dalam kondisi fisik yang sangat lemah. Menyadari ada sesuatu yang tidak beres, AKP I G.N.B. Suastawan segera turun dari kendaraan dinas untuk memberikan pertolongan.
Pengendara tersebut diketahui bernama I Gede Merta (57), seorang karyawan PDAM Karangasem asal Banjar Dinas Linggasana, Desa Bhuana Giri. Berdasarkan keterangan korban yang terbata-bata, terungkap bahwa dirinya memiliki riwayat penyakit stroke sejak tahun 2020. Saat berkendara, kondisi fisiknya tiba-tiba menurun drastis hingga ia kehilangan kekuatan untuk mengendalikan motornya.
Melihat kondisi kesehatan warga yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan sendirian, Kapolsek Bebandem langsung mengambil tindakan diskresi kepolisian demi keselamatan nyawa warga tersebut.
”Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Melihat kondisi Bapak Gede Merta yang sangat lemah dan berisiko jika dipaksakan berkendara, kami langsung mengevakuasi beliau ke dalam mobil dinas untuk diantar pulang ke rumahnya,” ujar AKP I G.N.B. Suastawan.
Tak hanya mengantar korban, personel Polsek Bebandem lainnya juga turut membantu mengendarai sepeda motor milik korban hingga sampai di kediamannya di Banjar Dinas Linggasana.
Setibanya di rumah, I Gede Merta diserahkan langsung kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat. Isak tangis haru dan apresiasi mendalam datang dari pihak keluarga yang tak menyangka pucuk pimpinan kepolisian di tingkat kecamatan tersebut turun langsung mengantar anggota keluarga mereka yang sedang sakit.
Pihak keluarga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesigapan Kapolsek Bebandem. Bagi mereka, kehadiran Polri di saat kritis seperti ini sangat berarti dan menunjukkan bahwa polisi benar-benar menjadi pelindung bagi masyarakat,” ungkapnya.
Aksi ini merupakan implementasi nyata dari program Polri Presisi, di mana setiap anggota Polri dituntut untuk peka terhadap permasalahan di lapangan (Problem Solving) serta mengedepankan sisi kemanusiaan (Humanitarian Action) dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Sby


