Progres Jembatan Gantung Kalaili Capai 52,2 Persen, Kodim 0106/Aceh Tengah Genjot Pekerjaan

BENER MERIAH – detikperistiwa.co.id

Progres pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di wilayah kerja Kodim 0106/Aceh Tengah, Kecamatan Linge, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Sabtu (28/2/2026) pukul 11.45 WIB, dilaporkan telah mencapai 52,2 persen, dengan pekerjaan difokuskan pada pemasangan komponen utama struktur jembatan.

Pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan oleh personel TNI AD dari Kodim 0106/Aceh Tengah yang melibatkan Koramil 05/Linge sebanyak tiga personel di bawah pimpinan Lettu Inf Muklis, serta diperkuat 30 personel Yon TP 854/DK dipimpin Letda Inf Iko Andika Mayanda. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Linge.

Jembatan gantung Kalaili dibangun dengan panjang bentang 100 meter dan berfungsi menghubungkan ruas jalan Desa Owaq menuju wilayah kemukiman Wih Dusun Jamat yang mencakup Desa Linge, Desa Jamat, Desa Delung Sekinel, Desa Kute Reje, serta Desa Reje Payung. Keberadaan jembatan ini diharapkan mempermudah akses transportasi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi serta sosial warga setempat.

Berdasarkan laporan lapangan, pekerjaan yang telah rampung meliputi pemasangan seling bawah, pemasangan besi holo, serta progres pemasangan klem hanger. Sementara itu, papan lantai jembatan masih dalam tahap pengerjaan. Personel TNI bersama teknisi juga melakukan pemotongan besi drat untuk pengikatan besi UNP ke hanger, serta menyiapkan dan merakit klem hanger sebagai bagian dari rangka penggantung lantai jembatan.

Dari sisi dukungan material, mobilisasi bahan konstruksi telah dilakukan secara bertahap. Material yang tersedia antara lain semen, besi behel, besi ulir, batu split, pasir, batu kali, seling atas dan bawah, besi UNP, tiang tower, bahan lantai jembatan dari kayu keras, besi holo, besi siku, tracker seling, cat besi, serta perlengkapan pendukung lainnya. Ketersediaan material tersebut menunjang kelancaran pekerjaan di lapangan.

Pihak pelaksana menargetkan penyelesaian pembangunan jembatan pada Februari 2026. Target tersebut diupayakan tercapai melalui percepatan pekerjaan struktur utama, termasuk pemasangan hanger, lantai jembatan, dan penyempurnaan elemen pengaman sebelum dilakukan uji kelayakan penggunaan.

Meski demikian, terdapat kendala teknis berupa belum tersedianya baut klem hanger bagian atas karena masih dalam proses pemesanan. Keterlambatan pengadaan komponen ini berpotensi memengaruhi ritme pekerjaan, terutama pada tahap pemasangan akhir sistem penggantung jembatan.

Komando Distrik Militer 0106/Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur penghubung di wilayah pedalaman, khususnya Kecamatan Linge, guna meningkatkan aksesibilitas warga dan mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Bener Meriah.(#)