Buka Puasa Bersama Anak Panti, YPI Mega Rezky Tekankan Spirit Berbagi di Bulan Suci

Makassar, detikperistiwa.co.id – Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky memanfaatkan momentum Ramadhan 1447 Hijriah untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menegaskan komitmen sosialnya lewat kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Ballroom Universitas Mega Rezky, Jalan Antang Raya, Makassar, Sabtu (28/02/2026).

Kegiatan bertema “Cahaya Ramadhan, Energi Kebersamaan” itu dihadiri Ketua Umum KKT Dr. H. Alimuddin, Sekjen PP KKT Jeneponto H. Abdul Rahmat Noer, serta Ketua Panitia Prof. H. Abdul Halim Talli. Jajaran pengurus yayasan, civitas akademika, dosen, staf, mahasiswa hingga sekitar 40-50 anak panti asuhan di Kota Makassar turut ambil bagian.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky, Moch. Noer Alim Qalby, menegaskan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, Ramadhan adalah ruang refleksi sekaligus penguat kepedulian sosial.

“Dari 12 bulan dalam setahun, ada satu bulan yang dikhususkan agar kita merasakan bagaimana saudara-saudara kita yang sepanjang waktu kesulitan untuk makan. Ramadhan bukan hanya menahan lapar, tapi mensyukuri nikmat Allah SWT dan berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebersamaan di lingkungan kampus harus berdampak luas bagi masyarakat sekitar.

“Kampus tidak boleh hanya menjadi menara gading. Kita ingin hadir, menyentuh dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian,” tegasnya.

Kehadiran anak-anak panti asuhan disebutnya sebagai bentuk nyata empati yayasan. Selain berbuka puasa bersama, yayasan juga menyalurkan bantuan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial yang rutin dilakukan setiap tahun.

“Kami ingin Ramadhan ini menjadi penguat rasa persaudaraan. Apa yang kita miliki hari ini, ada hak saudara-saudara kita di dalamnya,” tambahnya.

Selain melaksanakan buka puasa bersama,
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky, Moch. Noer Alim Qalby juga memaparkan perkembangan institusi pendidikan di bawah naungannya.

Saat ini,kata Noer Alim Qalby, Universitas Mega Rezky didukung sekitar 800 dosen dan staf dengan kurang lebih 9.700 mahasiswa aktif.

“Insyaallah ke depan kami akan membuka 12 hingga 13 program studi baru, termasuk Fakultas Kedokteran dan program pascasarjana. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan,” ungkapnya.

Dua gedung perkuliahan baru juga tengah dibangun untuk menunjang sarana dan prasarana akademik. Di luar pengembangan kampus, yayasan tercatat rutin menyalurkan bantuan sembako ke sejumlah panti asuhan di sekitar kampus dan menjadi donatur tetap bagi beberapa lembaga sosial di Kota Makassar.

Melalui momentum ini, Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky berharap semangat kebersamaan di bulan suci tak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut dalam aksi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Tausiyah Ramadhan disampaikan Prof. Dr. H. M. Natsir Siola. Ia mengajak seluruh hadirin menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membangun sinergi di bidang pendidikan.

“Ramadhan adalah cahaya yang menerangi hati dan energi yang menguatkan kebersamaan dalam membangun pendidikan dan peradaban,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi konsistensi yayasan dalam menjaga tradisi berbagi.

“Kegiatan seperti ini jangan berhenti sebagai rutinitas tahunan, tetapi harus menjadi budaya institusi yang terus hidup dan berkembang,” katanya.(nc)