Wujud Nyata Kepedulian Polsek Bebandem, Salurkan Bantuan Sembako kepada Korban Pohon Tumbang di Desa Bhuana Giri

Karangasem | detikperistiwa.co.id 

Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah perbukitan, jajaran Polsek Bebandem kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan empati kepada masyarakat. Melalui semangat program Minggu Kasih, Kapolsek Bebandem AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., turun langsung meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah di Banjar Dinas Cemara Tebel, Desa Bhuana Giri, Minggu (1/03/2026).

 

​Kegiatan ini merupakan respon cepat pihak kepolisian atas musibah pohon tumbang yang menimpa kediaman I Komang Latra. Diketahui, korban merupakan seorang buruh serabutan yang menempati rumah dengan status sebagai penggarap lahan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat bantuan ini menjadi sangat berarti bagi keluarga korban.

​Kapolsek Bebandem, didampingi Ps. Kanit Binmas Aiptu I Ketut Surawan, menyerahkan langsung paket sembako sebagai upaya meringankan beban hidup korban. Tak hanya sekadar memberi bantuan materi, kehadiran jajaran Polsek Bebandem juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril.

 

​”Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi sebagai keluarga bagi masyarakat. Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban Bapak Komang Latra dan keluarga,” ujar AKP I G.N.B. Suastawan.

​Mengingat cuaca di wilayah Desa Bhuana Giri yang sering berubah secara fluktuatif, Kapolsek juga menyempatkan diri memberikan edukasi dan imbauan kepada warga sekitar. Warga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam serupa, terutama bagi mereka yang tinggal di area rawan pohon tumbang dan tanah longsor.

 

“Kami selaku warga di Desa Bhuana Giri sangat mengapresiasi langkah cepat Bapak Kapolsek. Di daerah perbukitan seperti kami, risiko pohon tumbang memang tinggi saat cuaca ekstrem. Kehadiran Polsek bukan hanya memberi bantuan fisik berupa sembako, tapi juga memberi rasa tenang bahwa polisi peduli dengan keselamatan kami di pelosok.”

 

​Melalui kegiatan ini, diharapkan kedekatan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Kehadiran personel di lapangan menjadi bukti bahwa negara hadir di tengah kesulitan warga, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif melalui pendekatan yang humanis dan penuh kasih.

 

 

Sby