Progres 50 Persen, Pembangunan Jembatan Bailey Lukup Sabun Barat Ditarget Rampung Maret 2026

Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id

Pembangunan Jembatan Bailey di Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, yang berada di wilayah kerja Kodim 0106/Aceh Tengah, telah mencapai progres 50 persen hingga Rabu, 4 Maret 2026. Jembatan sepanjang 20 meter dengan tipe 3-1 itu kini memasuki tahap perakitan rangka utama setelah pengerjaan dimulai beberapa waktu lalu.

Pembangunan jembatan tersebut berlokasi di Lukup Sabun Barat dengan titik koordinat 4°37’17.6″N 96°43’14.6″E. Infrastruktur ini dibangun untuk menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Kute Panang, yakni Desa Ratawali, Desa Tawardi, Desa Tawarmiko, Desa Lukup Sabun, Desa Lukup Sabun Tengah, hingga Desa Lukup Sabun Barat.

Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Bailey ini bertujuan untuk memperlancar akses transportasi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga setempat. Selama ini, akses di wilayah tersebut kerap terkendala akibat kondisi jembatan lama yang tidak lagi memadai.

Jembatan Bailey yang dibangun memiliki panjang 20 meter atau terdiri dari 10 petak dengan tipe konstruksi 3-1. Jenis jembatan ini dipilih karena dinilai efektif dan efisien untuk pemasangan di lokasi dengan kebutuhan mendesak, serta mampu menopang beban kendaraan angkutan barang dan kendaraan roda empat.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan melibatkan 6 personel dari Kodim 0106/Aceh Tengah dan 13 personel dari Yon Zipur 16/DA. Selain unsur TNI, pengerjaan juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, meski jumlah keterlibatan warga tidak dirinci dalam laporan kegiatan.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada tahap saat ini difokuskan pada perakitan rangka jembatan Bailey. Proses perakitan dilakukan secara bertahap dengan menyusun panel-panel baja hingga membentuk struktur utama sebelum nantinya dilakukan peluncuran atau pemasangan ke bentang sungai.

Target penyelesaian pembangunan jembatan tersebut direncanakan pada Maret 2026. Dengan progres yang telah mencapai 50 persen, diharapkan pengerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga akses transportasi antar desa kembali normal dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Kute Panang.

Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi solusi atas keterisolasian wilayah serta meningkatkan konektivitas antar desa di Kabupaten Aceh Tengah, khususnya di kawasan Lukup Sabun Barat dan sekitarnya.