Aceh Utara – detikperistiwa.co.id
Dugaan ketidaksesuaian data bantuan rumah korban banjir di Desa Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, mencuat ke publik.
Sejumlah warga menilai hasil verifikasi rumah terdampak yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Menanggapi keluhan tersebut, Camat Amin S.sos, Muara Batu turun langsung ke Desa Paloh Raya dan menggelar pertemuan terbuka bersama masyarakat di meunasah desa, Rabu (4/3/2026).
Dalam forum itu, warga menyampaikan sejumlah data yang dianggap bermasalah, termasuk adanya rumah dengan kerusakan berat namun tercatat dalam kategori berbeda.
“Kami hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Ada beberapa data hasil verifikasi BNPB yang menurut warga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Data ini kita kumpulkan dan akan kita sampaikan kembali ke kabupaten untuk dilakukan verifikasi ulang,” ujar Camat Muara Batu di hadapan warga.
Menurutnya, pemerintah kecamatan akan memfasilitasi proses sanggah bagi warga yang merasa dirugikan oleh hasil pendataan tersebut.
“Untuk rumah yang rusak berat namun hasil verifikasinya berbeda, kita bantu masyarakat mengisi formulir sanggah dan kita kirim kembali ke BNPB agar dilakukan peninjauan ulang. Prinsipnya, kita ingin data yang benar dan bantuan tepat sasaran,” tegasnya.
Warga Pertanyakan Akurasi Pendataan
Sejumlah warga mengaku kecewa karena kondisi rumah mereka yang rusak parah tidak sesuai dengan kategori yang ditetapkan dalam hasil verifikasi.
Rahmat (45), salah satu warga terdampak, menyebut rumahnya mengalami kerusakan signifikan, namun tidak masuk kategori rusak berat.
“Dinding roboh, lantai amblas, tapi masuk kategori rusak ringan. Kami hanya minta pendataan sesuai fakta.
Jangan sampai yang benar-benar terdampak tidak mendapat bantuan,” ungkapnya.
Warga lainnya juga meminta agar proses sanggah dilakukan secara transparan dan tidak berlarut-larut.
“Kami berharap ada peninjauan langsung dan terbuka.
Kami tidak ingin konflik, kami hanya ingin keadilan,” ujar seorang warga dalam
pertemuan tersebut.
Komitmen Kawal Transparansi
Camat Amin S.sos. Muara Batu menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal naspirasi masyarakat hingga ke tingkat kabupaten agar proses verifikasi ulang berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah kecamatan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mengikuti prosedur resmi agar setiap laporan dapat diproses secara administratif dan objektif.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu proses verifikasi ulang sebagai langkah klarifikasi atas dugaan ketidaksesuaian data bantuan rumah pascabanjir tersebut.(Abu yus)


