Banda Aceh – detikperistiwa.co.id
Pemerintah Aceh didesak untuk segera mempercepat pencairan proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2026 guna memperkuat pergerakan ekonomi daerah pada triwulan pertama tahun ini. Desakan tersebut disampaikan Ketua Influencer Aceh Mualem–Dek Fad, Tarmizi Age, Kamis (5/3/2026).
Menurut Tarmizi Age, percepatan realisasi proyek APBA sangat penting agar roda ekonomi Aceh dapat segera bergerak, terutama di tengah kondisi daerah yang masih berada dalam fase pemulihan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah.
“Penting proyek APBA dipercepat oleh pemerintah agar ekonomi Aceh bisa bergerak,” ujar Tarmizi.
Ia menilai, momentum bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri seharusnya dimanfaatkan pemerintah untuk mempercepat penurunan proyek-proyek pembangunan sehingga perputaran uang di masyarakat dapat meningkat.
“Kita berharap di bulan suci Ramadhan ini sekaligus menjelang hari raya banyak proyek yang turun, sehingga uang beredar di Aceh,” katanya.
Tarmizi menjelaskan, meningkatnya peredaran uang di tengah masyarakat akan berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat serta menggairahkan aktivitas perdagangan di pasar-pasar tradisional maupun sektor usaha kecil.
“Dengan beredarnya uang di lapangan maka daya beli masyarakat akan meningkat. Tanpa proyek, pasar akan terlihat sepi,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa struktur ekonomi Aceh masih sangat bergantung pada belanja pemerintah, karena daerah tersebut belum memiliki basis industri yang kuat seperti di sejumlah provinsi lain di Indonesia.
“Ekonomi Aceh tanpa proyek pemerintah akan terlihat sangat lesu, karena di sini tidak banyak industri seperti di daerah lain,” tutup Tarmizi Age.
(Abu yus)


