Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id
Personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan (Satgas Gulbencal) bersama warga melakukan pembersihan material banjir dan tanah longsor yang menutup ruas Jalan Takengon–Bintang di Dusun Gunung, kawasan Ujung Nunang, Kampung Gunung Suku, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (7/3/2026) pagi.
Kegiatan pembersihan tersebut dimulai sekitar pukul 09.30 WIB setelah sebelumnya ruas jalan tersebut tertutup material longsor sepanjang sekitar 75 meter dengan ketebalan mencapai satu meter. Kondisi tersebut menghambat akses transportasi masyarakat yang melintas di jalur tersebut.
Personel Satgas Gulbencal bersama warga setempat langsung turun ke lokasi untuk membersihkan material tanah, lumpur, dan kayu yang menutupi badan jalan. Hingga pukul 12.30 WIB, proses pembersihan telah berhasil membuka sekitar 40 meter badan jalan atau mencapai progres sekitar 30 persen dari total area terdampak.
Pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan berbagai peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, gerobak dorong, serta mesin potong kayu untuk memotong batang kayu yang terbawa longsor.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Gulbencal menurunkan tiga personel yang dipimpin oleh Pelda Muhadisin. Selain itu, kegiatan juga didukung oleh sekitar 10 orang warga Kampung Gunung Suku yang turut membantu proses pembersihan material longsor.
Reje Kampung Gunung Suku, Jumlah, mengatakan warga secara sukarela ikut bergotong royong membantu personel Satgas Gulbencal untuk mempercepat pembukaan akses jalan yang sangat penting bagi aktivitas masyarakat.
Menurutnya, jalan Takengon–Bintang merupakan jalur yang cukup vital bagi warga di wilayah tersebut, sehingga pembersihan material longsor harus segera dilakukan agar aktivitas transportasi dapat kembali normal.
Selama kegiatan berlangsung, proses pembersihan berjalan dengan aman dan lancar. Personel dan warga terus berupaya mempercepat pekerjaan agar seluruh material longsor dapat segera disingkirkan dan akses jalan kembali dapat digunakan sepenuhnya oleh masyarakat.


