Tallasaa Dipercaya Nahkodai Sementara PERJOSI Kabupaten Maros

MAKASSAR, Sulsel,detikperistiwa.co.id — Perserikatan Jurnalis Siber Indonesia (PERJOSI) terus memperkuat konsolidasi organisasi dengan mendorong lahirnya jurnalis yang profesional dan berintegritas. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan diskusi jurnalistik yang digelar di Makassar, Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PERJOSI, Bung Salim Djati Mamma, menegaskan komitmen organisasi untuk terus membangun kualitas sumber daya jurnalis sekaligus membuka ruang kaderisasi bagi generasi baru di dunia pers.

“Kita ingin melahirkan jurnalis yang profesional dan disegani. PERJOSI juga akan terus mencari serta mencetak kader-kader baru untuk memperkuat organisasi,” ujar Salim Djati Mamma.

Pada forum yang berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan itu, para jurnalis juga bermusyawarah terkait penguatan kepemimpinan organisasi di tingkat daerah. Melalui kesepakatan bersama, Ketua Umum PERJOSI kemudian menunjuk Muh. Ali Sakti sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua PERJOSI Kota Makassar.

Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Maros, amanah organisasi dipercayakan kepada Bung Tallasaa yang ditunjuk sebagai PLT Ketua PERJOSI Maros.

Menanggapi kepercayaan tersebut, Tallasaa menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh rekan jurnalis dan pengurus organisasi yang telah memberikan amanah kepadanya.

“Ini adalah amanah yang besar. Saya akan berusaha menjalankan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya, menjaga marwah organisasi serta memperkuat solidaritas sesama jurnalis di Maros,” ungkap Tallasaa.

Ia juga berharap PERJOSI Maros dapat menjadi wadah yang solid bagi para jurnalis untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Selain Makassar dan Maros, Ketua Umum PERJOSI juga menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan di daerah lain akan segera menyusul, termasuk di Kabupaten Gowa dan Takalar sebagai bagian dari upaya memperluas dan memperkuat jaringan organisasi di Sulawesi Selatan.(*)