Polri  

Gempur Miras dan Knalpot Brong! Polres Blitar Kota Musnahkan Ribuan Barang Bukti Jelang Idul Fitri 2026

Detikperistiwa.co.id 

Blitar – Polres Blitar Kota menunjukkan aksinya memberantas gangguan kamtibmas menjelang Idul Fitri 2026. Bersama Forkopimda dan para stakeholder, mereka menggelar pemusnahan barang bukti hasil Operasi Ketupat Semeru 2026 dan Operasi Pekat 2026. Kegiatan berlangsung pada Kamis (12/3/2026) di Jalan Merdeka, Kota Blitar.

Dua ribu botol minuman keras langsung dimusnahkan menggunakan alat berat. Tak hanya miras, sebanyak 140 unit knalpot brong tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) juga ikut dilindas. Barang bukti ini hasil sitaan selama operasi yang digelar beberapa pekan terakhir.

Operasi Ketupat Semeru 2026 fokus pada pengamanan bulan Ramadan dan Idul Fitri. Sementara Operasi Pekat 2026 menargetkan penyakit masyarakat, termasuk peredaran miras ilegal dan penggunaan knalpot brong. Razia dilakukan di sejumlah lokasi strategis di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung pemusnahan tersebut. Ia menegaskan kegiatan ini bentuk keseriusan Polri menciptakan suasana kondusif menjelang hari raya.

“Kami musnahkan 2.000 botol miras dan 140 knalpot brong hari ini. Ini hasil Operasi Ketupat Semeru dan Operasi Pekat 2026,” tegas Kalfaris di lokasi.

Kapolres menjelaskan, miras ilegal memicu berbagai tindak kriminalitas. Sementara knalpot brong mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.

“Jelang Idul Fitri 2026, kami ingin warga beribadah dan merayakan dengan khusyuk. Tidak ada tempat bagi miras dan knalpot brong di Kota Blitar,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat turut serta menjaga kamtibmas. Kalfaris meminta warga melaporkan jika masih menemukan peredaran miras atau penggunaan knalpot brong.

“Mari sambut Idul Fitri dengan suasana aman dan damai. Kami akan terus melakukan razia hingga perayaan usai,” tambah perwira melati tiga itu.

Polres Blitar Kota berkomitmen terus memberantas penyakit masyarakat. Operasi serupa akan digencarkan secara berkala, tidak hanya menjelang hari besar. (*)