Bireuen – detikpetistiwa.co.id
19 Maret 2026, Proyek preservasi jalan nasional ruas Ulee Jalan – Blang Mane yang membentang dari depan Kampus Almuslim hingga Pesangan Selatan, Kabupaten Bireuen, menuai sorotan dari masyarakat.
Proyek yang bersumber dari APBN Tahun 2025 tersebut diketahui menelan anggaran mencapai Rp16,7 miliar. Berdasarkan data papan proyek, pekerjaan terbagi dalam dua paket, yakni Paket Seksi 1 senilai sekitar Rp5,6 miliar yang dikerjakan oleh CV Cendana Construction, serta Paket Seksi 2 dengan nilai lebih dari Rp11 miliar yang dikerjakan oleh CV Ikhlas Mulia.
Namun, hasil pekerjaan di lapangan memunculkan sejumlah keluhan dari warga. Beberapa di antaranya menilai kondisi jalan diduga belum maksimal, mulai dari permukaan yang tidak rata hingga dugaan kualitas hotmix yang cepat mengalami kerusakan.
“Baru saja dikerjakan, tapi sudah terlihat kurang rapi. Aspalnya diduga tipis dan mudah terkelupas,” ujar salah satu warga setempat.
Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan belum sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis yang diharapkan. Padahal, sebagai jalan nasional, ruas tersebut berada di bawah pengawasan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh.
Sejumlah pihak menilai, pengawasan yang optimal sangat diperlukan agar kualitas pekerjaan benar-benar terjaga. Dengan nilai anggaran yang cukup besar, proyek ini diharapkan mampu memberikan hasil yang baik dan berdaya tahan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi di lapangan. Media ini juga telah berupaya melakukan konfirmasi, namun belum memperoleh tanggapan.
Masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan tersebut, termasuk pengujian kualitas di lapangan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, diharapkan dapat segera dilakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
(Erna)


