Jakarta – detikperistiwa.co.id
Jateng Layanan mobil SIM keliling yang rutin beroperasi setiap Selasa di halaman Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) atau Pendapa Kabupaten Kudus, sempat mengalami gangguan jaringan pada Selasa pagi (24/2/2026). Akibatnya, proses perpanjangan SIM tidak dapat dilayani selama beberapa jam.
Gangguan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat layanan tengah berjalan dan warga mulai memadati lokasi. Sistem jaringan internet di dalam mobil layanan dilaporkan mengalami down, sehingga petugas tidak dapat mencetak SIM baru meskipun data pemohon sudah berhasil masuk ke sistem
Petugas layanan SIM keliling, Widodo, menjelaskan bahwa kendala tersebut merupakan kejadian pertama sejak layanan tersebut beroperasi di lokasi itu
“Sejak layanan SIM keliling ini beroperasi, baru kali ini terjadi kendala jaringan seperti ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh proses input data sebenarnya berjalan normal. Namun karena sistem pencetakan terhubung langsung dengan jaringan, kartu SIM tidak bisa dicetak hingga koneksi kembali stabil.
Warga yang telah mengantre sejak pagi pun terpaksa menunggu. Sebagian memilih bertahan di lokasi, sementara beberapa lainnya pulang dan kembali lagi setelah mendapat informasi bahwa jaringan telah normal.
Setelah dilakukan pengecekan dan penanganan oleh tim teknisi, jaringan akhirnya kembali normal sekitar pukul 12.30 WIB. Pelayanan pun langsung dilanjutkan dan antrean warga kembali bergerak.
Pendapat warga yang turut mengantre seak pagi
Salah seorang warga Desa Prambatan Lor, Agung Widjayanto, mengaku sudah datang sejak pagi dan memilih tetap menunggu hingga layanan kembali berjalan.
“Saya sudah ke-2 kali memperpanjang SIM di mobil layanan ini. Lokasinya lebih dekat dan praktis,” katanya.
Menurutnya, keberadaan mobil SIM keliling sangat membantu warga, terutama yang tinggal jauh dari kantor kepolisian. Ia menyebut rumahnya berada di wilayah barat Kudus, sementara kantor Polres Kudus berada di wilayah timur, sehingga layanan keliling menjadi alternatif yang lebih efisien dari sisi waktu.
Hal serupa dialami Nazaruddin. Ia sempat meninggalkan lokasi karena pelayanan belum bisa dilakukan, namun kembali lagi pada siang hari setelah mendapat kabar jaringan telah pulih. Ia mengaku harus segera memperpanjang SIM karena masa berlakunya tinggal satu hari.
Pernyataan dari Kasat Lantas Polres Kudus
Kasat Lantas Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean, S.I.K., membenarkan adanya gangguan tersebut. Menurutnya, tim teknisi langsung melakukan perbaikan agar pelayanan tidak terganggu lebih lama.
“Tim teknisi langsung melakukan perbaikan sehingga pelayanan dapat kembali berjalan. Ke depan akan kami evaluasi, termasuk kemungkinan peningkatan peralatan maupun sistem jaringan agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya.
Ia menegaskan, mobil SIM keliling merupakan salah satu bentuk komitmen pelayanan kepolisian kepada masyarakat guna mempermudah pengurusan administrasi, khususnya perpanjangan SIM


