Jakarta – detikperistiwa.co.id
Kapal perang TNI AL, KRI Nala-363, menunjukkan taji di beranda terdepan nusantara. Kapal perang jenis perusak kawal rudal ini menyambangi para prajurit yang berjaga di Pulau Miangas, titik nol perbatasan RI-Filipina, Senin (23/3).
Pulau Miangas berada di titik paling utara Indonesia, masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Letaknya yang sangat terpencil dan lebih dekat ke wilayah Filipina membuat kehadiran unsur operasi ini menjadi sangat strategis.
Kedatangan KRI Nala-363 yang dikomandani Letkol Laut (P) Yan Ahmadi, membawa misi khusus dari Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II. Tak sekadar patroli, mereka datang untuk menyuntikkan semangat dan dukungan logistik bagi para penjaga perbatasan.
Setibanya di sana, tim langsung melakukan debarkasi atau penurunan bahan kontak untuk personel pos angkatan laut (Posal) Miangas. Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Melonguane Letkol Laut (P) Zunaidy Syah Sanggel, menjelaskan kegiatan ini adalah bentuk perhatian nyata kepada prajurit di pulau terluar.
“Kami menyalurkan bahan kontak kepada personel di Posal Miangas dan pos perbatasan terluar RI-Filipina. Ini adalah wujud dukungan logistik dan perhatian bagi rekan-rekan yang bertugas di garda terdepan,” ujar Zunaidy, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (25/3).
Tak hanya bagi-bagi logistik, Zunaidy bersama rombongan juga berkeliling melakukan tur fasilitas. Mereka mengecek detail perlengkapan hingga inventaris di pos-pos tersebut, untuk memastikan seluruh sarana prasarana pendukung operasi dalam kondisi siap tempur.
“Sesuai perintah pimpinan, seluruh unsur operasi Koarmada II harus senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan. Kami juga harus hadir dan memperhatikan prajurit di wilayah perbatasan demi memperkuat kedaulatan laut NKRI,” tutupnya.


