Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Rencana penerapan pembelajaran jarak jauh yang tengah diwacanakan pemerintah pusat belum mendapat tindak lanjut di daerah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur menegaskan hingga kini belum ada pedoman resmi yang diterima terkait kebijakan tersebut.
Kepala Disdikbud Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kejelasan regulasi sebelum menentukan langkah. Ia menilai kebijakan pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Menurutnya, penerapan sistem daring dikhawatirkan mengganggu kesiapan siswa, terutama karena dalam waktu dekat akan digelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta memasuki tahun ajaran baru 2026/2027. Ia menekankan bahwa masa tersebut merupakan fase krusial bagi peserta didik.
Wathoni juga menilai pembelajaran secara langsung di kelas masih menjadi metode yang paling efektif dalam mendukung pemahaman siswa. Ia berkaca pada pengalaman selama pandemi, di mana pembelajaran daring dinilai belum mampu memberikan hasil yang optimal.
Karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat dapat mengkaji ulang rencana tersebut secara menyeluruh. Hingga ada keputusan resmi, Disdikbud Lombok Timur memilih untuk tetap menjalankan sistem pembelajaran tatap muka seperti biasa sambil menunggu arahan lebih lanjut.(win)


