Seratus Anak Santri Di Desa Kareueng Terima Al-qur’an,Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas Tebarkan Harapan di Balai Pengajian

Bireuen – detikperistiwa.co.id

Suasana penuh haru dan kebahagiaan terlihat di Balai Pengajian Desa Kareueng, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, ketika seratus anak santri menerima mushaf Al-Qur’an dari Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas. Bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi anak-anak yang setiap hari datang ke balai pengajian untuk belajar membaca dan memahami kitab suci Al-Qur’an.

Balai pengajian sederhana itu selama ini menjadi tempat berkumpulnya anak-anak desa untuk menimba ilmu agama. Dengan duduk bersila di lantai, mereka melantunkan ayat-ayat suci dengan penuh semangat, meskipun fasilitas yang tersedia masih terbatas.

Melihat semangat belajar para santri, Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas tergerak untuk memberikan bantuan mushaf Al-Qur’an agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih baik.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi, yang hadir bersama para relawan. Dalam kegiatan itu, Arizal Mahdi didampingi oleh anggota Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas Kabupaten Bireuen, Tgk Ansari, yang turut menyerahkan Al-Qur’an kepada para santri di balai pengajian.

Saat mushaf Al-Qur’an dibagikan, wajah-wajah polos anak-anak itu tampak berseri-seri. Bagi mereka, memiliki Al-Qur’an sendiri merupakan kebahagiaan yang sulit digambarkan. Al-Qur’an tersebut akan menjadi teman mereka dalam belajar membaca ayat-ayat suci serta memahami nilai-nilai keimanan dan akhlak.

Pimpinan Balai Pengajian Desa Kareueng sekaligus Tgk Imum Gampong Kareueng, Tgk Muzakkir, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak santri di desa tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, khususnya kepada Bapak Arizal Mahdi dan seluruh relawan yang telah memberikan bantuan Al-Qur’an kepada anak-anak kami. Bantuan ini sangat berarti bagi para santri yang setiap hari belajar mengaji di balai pengajian ini,” ujar Tgk Muzakkir.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Geuchik Gampong Kareueng, Muhajir, S.Pd.I, yang menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap pendidikan agama bagi generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Gampong Kareueng, kami mengucapkan terima kasih kepada Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas yang telah membantu anak-anak di desa kami. Semoga setiap ayat yang dibaca oleh anak-anak ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para relawan dan para dermawan yang telah membantu,” ungkap Muhajir.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Desa Kareueng, Sultan Ahmad Rifai, S.Kep, yang memberikan apresiasi atas perhatian terhadap pendidikan Al-Qur’an di desa tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas. Pendidikan Al-Qur’an merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi, menegaskan bahwa kegiatan berbagi Al-Qur’an merupakan bagian dari komitmen relawan untuk mendukung pendidikan agama serta membangun generasi yang memiliki nilai moral dan spiritual yang kuat.

Menurutnya, balai pengajian di desa-desa adalah tempat lahirnya generasi masa depan yang akan menjaga nilai-nilai keimanan, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.

“Ketika seorang anak belajar membaca Al-Qur’an, sesungguhnya kita sedang menanamkan cahaya dalam hatinya. Dari cahaya itulah lahir generasi yang jujur, berakhlak, dan peduli terhadap sesama. Inilah investasi terbesar bagi masa depan umat dan bangsa,” ujar Arizal Mahdi.

Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas juga mengajak para dermawan, tokoh masyarakat, dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa untuk turut berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan ini.

Setiap mushaf Al-Qur’an yang diberikan kepada anak-anak yang belajar mengaji bukan hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama Al-Qur’an tersebut dibaca, dipelajari, dan diamalkan.

Di balai pengajian sederhana di Desa Kareueng ini, harapan besar sedang tumbuh. Dari tangan-tangan kecil yang memegang Al-Qur’an hari ini, lahir generasi masa depan yang diharapkan membawa keberkahan bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas berharap kepedulian para dermawan dapat terus mengalir, sehingga semakin banyak balai pengajian di desa-desa yang dapat dibantu dan semakin banyak anak-anak yang memiliki kesempatan untuk belajar Al-Qur’an dengan lebih baik.

Sebab di balik setiap ayat yang dibaca oleh anak-anak itu, tersimpan doa, harapan, dan masa depan yang lebih bermartabat bagi umat.

Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas
Menyalakan Cahaya Al-Qur’an untuk Masa Depan Generasi Bangsa

Detik Peristiwa

Hayo mau copy paste ya?