Bireuen –Detikperistiwa.co.id
Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen, Aceh, Dr. Marwan, M.Pd, bersama jajaran pimpinan rektorat, Direktur Pascasarjana, dan para dekan melakukan kunjungan silaturahmi dengan Komandan Kodim 0111/Bireuen Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc, di Makodim Bireuen, Rabu (1/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rektor Marwan memperkenalkan sejumlah pimpinan kampus yang turut hadir, di antaranya Wakil Rektor II Dr. M. Sonni Mangkuwinata, S.E., M.Si, Wakil Rektor III Dr. drh. Zulfikar, M.Si, Staf Ahli Rektor Dr. Diana, M.A dan Dr. Najimuddin, M.A, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Halus Satriawan, M.Sc, Wakil Direktur Pascasarjana Dr. Saiful Bahri, M.Pd, Dekan FISIP Jamaluddin, S.E., M.Si., Ak, Dekan FIKOM Riadhul Fajri, M.Kom, Dekan FKIP Dr. Sari Rizki, M.A, Dekan Fakultas Kesehatan Siti Rahmah, M.Kes, Dekan Fakultas Teknik Dr. M. Yanis, M.T, serta Kabag Humas dan Kerja Sama Drs. Faizin, M.Pd.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0111/Bireuen Letkol Arh Luthfi Novriadi menyampaikan sekilas perjalanan pendidikan dan karier militernya. Ia lahir di Sumatera Barat pada 2 November 1982, menempuh pendidikan dasar hingga menengah pertama di Padang, kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang dan Akademi Militer (Akmil) lulus pada tahun 2004.
Setelah lulus dari Akmil, ia bertugas di Batalyon Arhanud 2 Kostrad Malang. Selanjutnya ia mengikuti berbagai pendidikan militer, termasuk pendidikan di Australia dan Amerika Serikat, serta pernah menjalankan misi sebagai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Sudan.
Sepulang dari Sudan, ia melanjutkan pendidikan dengan mengambil Magister Pertahanan (M.Han) serta Magister Ilmu Sosial di Nanyang Technological University, Singapura. Sebelum menjabat sebagai Dandim 0111/Bireuen, ia bertugas sebagai Kadiptik Staf Pusdikar Pussenarhanud di Cimahi, Jawa Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Letkol Arh Luthfi juga menyampaikan bahwa saat ini Kodim 0111/Bireuen fokus membantu berbagai kegiatan kewilayahan, termasuk penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Kodim turut membantu kelancaran transportasi akibat kerusakan jalan dan jembatan di beberapa daerah, seperti di Sarah Sirong dan Bivak Kecamatan Juli, Kubu Peusangan Siblah Krueng, serta Desa Alue Kuta dan Kuala Ceurape di Kecamatan Jangka. Selain itu, Kodim juga membantu pengaturan lalu lintas di titik kemacetan seperti di Jembatan Kuta Blang dan Awe Geutah bersama Satlantas Polres Bireuen dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen.
Ia juga menyampaikan program pemerintah pusat terkait pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa. Di Kabupaten Bireuen sendiri terdapat lebih dari 600 desa yang menjadi target program tersebut, meskipun terdapat beberapa kendala seperti ketersediaan lahan untuk pembangunan koperasi dengan luas minimal 20 x 40 meter.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Umuslim Dr. Marwan menyampaikan bahwa pada September 2025 lalu sebanyak 65 dosen dan tenaga kependidikan laki-laki Universitas Almuslim telah mengikuti kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara di Yonif 113/Jaya Sakti di Juli, Bireuen.
Kegiatan tersebut meliputi pelatihan kepemimpinan, kedisiplinan, halang rintang, menembak, baris-berbaris, panjat tebing, serta pembentukan karakter dan kepribadian dalam menjalankan tugas di lingkungan kerja.
Rektor juga berharap Komandan Kodim 0111/Bireuen dapat berkenan menjadi pemateri dalam kuliah umum di Universitas Almuslim, termasuk pada kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOSKA) bagi mahasiswa baru. Selain itu, ia juga membuka peluang bagi anggota Kodim yang ingin melanjutkan pendidikan S1 maupun S2 di Universitas Almuslim.
(Erna)


