KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Sebuah truk Hino 500 bermuatan berat dengan nomer polisi P 8941 UE yang dikemudikan oleh Suparman (54), warga Situbondo, kehilangan kendali saat hendak parkir, Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di depan SDN 1 Bebandem, Desa Bebandem, Kabupaten Karangasem pada Kamis sore (2/4/2026) sekitar pukul 15.15 WITA.
Akibat kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan tembok penyengker milik SDN 1 Bebandem dan merobohkan tiang rambu penunjuk jalan di lokasi.
insiden tersebut bermula saat truk bernomor polisi P 8941 UE yang dikemudikan oleh Suparman (54), warga Situbondo, melaju dari arah selatan Pasar Bebandem menuju Toko Sari. Truk tersebut diketahui membawa muatan penuh berupa gula pasir yang sedianya akan dibongkar muat di toko tersebut.
Nahas, saat pengemudi mencoba mengambil posisi parkir di kondisi jalan yang menanjak, kendaraan diduga tidak mampu menahan beban muatan. Truk kemudian bergerak mundur (turun) tanpa kendali. Bagian belakang truk langsung menghantam tembok penyengker milik SDN 1 Bebandem dan merobohkan tiang rambu penunjuk jalan di lokasi. Posisi akhir truk terhenti setelah ban sebelah kiri terperosok ke dalam selokan.
Kapolsek Bebandem, AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp3.000.000,- akibat runtuhnya tembok sekolah dan rusaknya fasilitas jalan.
”Kecelakaan ini murni faktor teknis karena beban berlebih di medan menanjak. Beruntung saat kejadian arus lalu lintas sedang tidak padat sehingga tidak ada korban jiwa,” ujar AKP Suastawan.
Sesaat setelah kejadian, personel Polsek Bebandem langsung turun ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan mengatur arus lalu lintas di area sekolah dan pertokoan guna mencegah kemacetan panjang.
Lebih lanjutnya Polsek Bebandem memfasilitasi mediasi antara pihak pengemudi dengan pemilik Toko Sari, dan pihak sekolah terkait penyelesaian ganti rugi kerusakan fisik.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah terkendali dan arus lalu lintas kembali normal setelah dilakukan pendataan dan koordinasi antar pihak terkait.
Sby


