Kampar – detikperistiwa.co.id
Meski Pilkada Kabupaten Kampar 2029 masih beberapa tahun lagi, dinamika di tengah masyarakat mulai terasa hidup. Bukan karena hiruk-pikuk kampanye, melainkan karena hadirnya sosok muda yang bergerak dengan cara berbeda tenang, namun berdampak.
Nama Pebriyan Winaldi kini kian sering diperbincangkan warga. Direktur Utama PT Green Palma Riau ini tidak tampil dengan banyak pernyataan atau janji, melainkan langsung turun ke lapangan melalui berbagai aksi sosial yang nyata.
Di sejumlah desa di Kabupaten Kampar, kehadirannya terasa dekat. Ia mensponsori kegiatan olahraga, berinteraksi dengan pemuda, serta rutin menjalankan program “Jumat Berkah” dengan menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat yang membutuhkan.
Namun yang paling menyentuh perhatian publik adalah kepeduliannya terhadap pendidikan keagamaan. Bantuan untuk renovasi sekolah MDA hingga penyaluran gaji bagi ratusan guru honorer menjadi langkah yang dinilai tidak biasa. Di tengah keterbatasan yang selama ini dirasakan para guru, kehadiran bantuan tersebut membawa harapan baru.
“Bukan hanya dibantu, kami merasa diperhatikan,” ungkap salah seorang guru MDA.
Gaya Pebriyan Winaldi yang sederhana dan mudah berbaur membuatnya cepat diterima di berbagai lapisan masyarakat. Ia hadir tanpa sekat, tanpa protokoler, dan tanpa jarak membaur dalam kehidupan sehari-hari warga.
Dari warung kopi hingga lingkungan masjid, namanya kini mulai disebut bukan sekadar sebagai pengusaha, tetapi sebagai sosok yang dinilai layak memimpin. Banyak warga melihat langkah-langkah yang dilakukan bukan hanya aksi sosial semata, melainkan bagian dari kepedulian yang konsisten dan berkelanjutan.
Fenomena ini perlahan membentuk persepsi publik. Tanpa deklarasi resmi, Pebriyan Winaldi mulai disebut sebagai salah satu calon kuat menuju Kampar 1. Dukungan yang tumbuh pun terasa organik lahir dari pengalaman langsung masyarakat, bukan sekadar narasi.
Di tengah kejenuhan publik terhadap pola lama politik yang penuh janji, pendekatan yang tenang namun “menyala” ini menjadi warna baru. Sebuah gaya kepemimpinan yang tidak banyak bicara, tetapi bekerja nyata.
Pilkada memang masih di depan. Namun jika langkah ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin jalan menuju Kampar 1 akan semakin terbuka dan nama Pebriyan Winaldi akan terus menyala di hati masyarakat.***


