Bireuen –Detikperistiwa.co.id
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bireuen berlangsung khidmat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Senin (17/8/2026).
Upacara pengibaran Sang Merah Putih tersebut diikuti ASN Pemerintah Kabupaten Bireuen, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab) Bireuen, serta para siswa-siswi SMA.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bireuen, Wakil Bupati, Ketua DPRK Bireuen bersama istri, Kapolres Bireuen bersama istri, Kajari Bireuen bersama istri, Dandim 0111/Bireuen bersama istri, Kapolsek, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.
Dalam upacara tersebut, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. bertindak sebagai inspektur upacara.

Prosesi pengibaran Sang Merah Putih dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen dengan penuh disiplin dan berlangsung lancar.
Bertindak sebagai komandan upacara Letnan Satu Infanteri Andi Adianto Yudha Prawira, S.Tr. Han., Pasi Pers Yonif 113/Jaya Sakti. Perwira upacara dipercayakan kepada Kapten Arh Muhammad Agus Apriansyah, Pasi Pers Kodim 0111/Bireuen.
Sementara itu, komandan Kompi Paskibraka adalah Letda Infanteri Muhammad Ega Daryanto, S.Tr. Han., Danton Drone Kompi Bantuan Yonif 113/Jaya Sakti.
Pembacaan doa dilakukan Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, sedangkan pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dilakukan Abdul Halim, S.Sos., Ketua KNPI Kabupaten Bireuen.

Dalam formasi Paskibraka, pembawa baki dipercayakan kepada Saskya Salsanandria dari SMA Negeri 1 Bireuen. Komandan pasukan delapan adalah Raka Bimantari dari MAN 4 Bireuen, pembentang Sang Merah Putih Rafif Putra Al-Hasqa dari SMA Negeri 1 Bireuen, dan penggerek Sang Merah Putih Muhammad Sultan Al Rafi’i dari SMA Sukma Bangsa Bireuen.
Pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu rangkaian utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Bireuen. Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib dan lancar, dengan suasana penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan serta semangat memperingati kemerdekaan Indonesia.
(Erna)












