Ratusan Warga Desak Kejelasan Dugaan Bullying, Geruduk SDN 01 Kebondalem Pemalang
PEMALANG – Ratusan warga mendatangi SDN 01 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Senin, 5 Oktober 2026, sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kedatangan warga tersebut sebagai bentuk desakan agar pihak terkait memberikan kejelasan terkait kasus dugaan bullying atau perundungan yang disebut-sebut menimpa salah seorang siswa hingga berujung meninggal dunia.

Massa warga yang datang mempertanyakan penanganan kasus tersebut meminta agar seluruh pihak terkait tidak menutup-nutupi informasi dan segera memberikan penjelasan secara terbuka kepada keluarga korban maupun masyarakat.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah meninggalnya Muhammad Hasbi Al Aqib bin Nurwandi, siswa kelas 2 SDN 01 Kebondalem, warga Kelurahan Kebondalem, Pemalang.
Keluarga korban sebelumnya menyampaikan sejumlah hal yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan, termasuk dugaan adanya perundungan yang dialami korban serta kondisi korban selama menjalani perawatan.
Pihak keluarga juga disebut pernah berupaya meminta akses rekaman CCTV sekolah untuk mengetahui secara lebih jelas kejadian yang sebenarnya.

Namun, menurut keterangan keluarga, mereka mendapatkan penjelasan bahwa kondisi rekaman CCTV tersebut disebut kurang jelas atau “buram”.
Hal tersebut kemudian menimbulkan tanda tanya di tengah keluarga dan masyarakat. Warga mendesak agar pihak berwenang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap berbagai informasi yang beredar, termasuk keterangan dari pihak sekolah, keluarga, saksi-saksi, serta bukti pendukung lainnya.
Warga Minta Kasus Diusut Transparan
Dalam aksi kedatangan warga tersebut, masyarakat meminta agar persoalan tidak berhenti pada saling memberikan keterangan, tetapi benar-benar dilakukan pemeriksaan secara objektif.
Warga berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait dapat segera melakukan klarifikasi dan penyelidikan apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana maupun kelalaian yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kami hanya ingin kejelasan. Kalau memang tidak ada bullying, sampaikan secara terang. Kalau memang ada, harus diusut sesuai aturan,” demikian tuntutan warga yang disampaikan dalam suasana aksi.
Masyarakat juga meminta agar kepentingan anak-anak di lingkungan sekolah menjadi perhatian utama. Sekolah dinilai harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh peserta didik dan terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Keluarga Korban Minta Kebenaran Terungkap
Keluarga besar Nurwandi berharap kasus meninggalnya Muhammad Hasbi Al Aqib dapat ditangani secara serius. Mereka meminta kepada pihak kepolisian dan instansi terkait agar mengusut seluruh rangkaian kejadian secara menyeluruh.
Keluarga juga berharap tidak ada pihak yang dirugikan maupun dikorbankan akibat informasi yang belum terverifikasi. Karena itu, proses pemeriksaan diharapkan dilakukan berdasarkan fakta dan bukti.
Keterangan dari seluruh pihak yang mengetahui kejadian, termasuk pihak sekolah, teman korban, orang tua siswa, tenaga pendidik, maupun saksi lainnya dinilai penting untuk mengungkap fakta sebenarnya.
Menunggu Kejelasan Pihak Terkait
Hingga aksi warga berlangsung, masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait mengenai duduk perkara sebenarnya.
Termasuk mengenai dugaan bullying, kondisi korban sebelum meninggal dunia, penanganan yang telah dilakukan pihak sekolah, serta keberadaan dan kondisi rekaman CCTV yang disebut oleh keluarga korban.
Masyarakat berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat. Semua pihak diminta menunggu hasil pemeriksaan resmi dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Apabila ditemukan adanya pelanggaran atau tindak pidana, masyarakat meminta agar proses hukum dilakukan secara transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, masyarakat juga meminta agar pihak berwenang memberikan penjelasan berdasarkan hasil pemeriksaan sehingga tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.
detikperistiwa.co.id akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi berdasarkan keterangan resmi serta fakta yang dapat diverifikasi.
#HotNews #BreakingNews #Pemalang #Kebondalem #SDN01Kebondalem #Bullying #Perundungan #BeritaPemalang #detikperistiwa
Oleh: Mujihartono Kaperwil Jateng













