Aceh Timur – detikperistiwa co.id
Camat Idi Tunong menyambut baik rencana kedatangan Tim Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Ditjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang akan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pasca bencana ke sejumlah desa di Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.
Rencana kunjungan tersebut disampaikan oleh Rizki Irfani dari Ditjen Bina Pemdes Kemendagri melalui koordinasi dengan Camat Idi Tunong. Tim dijadwalkan turun langsung ke desa-desa untuk melihat kondisi pasca bencana sekaligus melakukan monitoring terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan dan kondisi fasilitas desa.
Pada awalnya, terdapat 17 desa yang menjadi lokus monev. Namun, setelah melihat kondisi di lapangan dan kebutuhan monitoring pasca bencana, lokus tersebut bertambah tiga desa, yakni Alue Kumbang M, Keumuneng Lhok, dan Seuneubok Drien. Dengan demikian, total terdapat 20 desa yang menjadi sasaran monitoring dan evaluasi.
Cek Kondisi Kantor Desa dan Infrastruktur
Monev tersebut tidak hanya berfokus pada administrasi pemerintahan desa, tetapi juga diarahkan untuk mengecek secara langsung kondisi kantor desa dan berbagai infrastruktur desa pasca bencana.
Tim akan melihat kondisi fasilitas pemerintahan desa serta infrastruktur yang terdampak, sehingga dapat diperoleh gambaran nyata mengenai keadaan desa setelah terjadinya bencana.
Camat Idi Tunong menyatakan pihak kecamatan siap memberikan dukungan dan mendampingi pelaksanaan kegiatan monev tersebut.
“Kami menyambut baik kedatangan Tim Ditjen Bina Pemdes Kemendagri. Pemerintah Kecamatan Idi Tunong siap mendampingi kegiatan monitoring dan evaluasi, terutama dalam melihat kondisi desa pasca bencana, termasuk keadaan kantor desa dan infrastruktur yang ada,” ujar Camat Idi Tunong.
Menurutnya, hasil monitoring tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi pemerintah dalam melihat kebutuhan desa pasca bencana, sekaligus mendukung langkah perbaikan dan pemulihan fasilitas pemerintahan serta infrastruktur desa.
20 Desa Jadi Lokus Monitoring
Adapun desa yang menjadi lokus monev meliputi Seuneubok Meureudu, Seuneubok Teupin Panah, Teupin Panah, Buket Teukuh, Seuneubok Buya, Gampong Keumuneng, Keude Keumuneng, Paya Awe, Paya Gaboh, Padang Kasah, Blang Minjei, Alue Kumbang A, Alue Lhok, Blang Guci, Bantayan Barat, Seuneubok Jalan, Seuneubok Dalam, serta tiga desa tambahan yakni Alue Kumbang M, Keumuneng Lhok dan Seuneubok Drien.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran aktual mengenai kondisi desa pasca bencana serta menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, kecamatan, dan pemerintah desa dalam proses pemulihan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
(Abu yus)













