Banda Aceh – detikperistiwa.co.id
Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA), Subki Mohammad Bintang, menyampaikan kecaman keras dan mendalam terkait dugaan korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),(14/10/2026).
“Korupsi di lembaga penanggulangan bencana adalah perbuatan paling biadab dalam sejarah berdirinya Indonesia. Bagaimana mungkin ada tangan yang tega mengambil makanan, tempat tinggal, dan harapan dari korban bencana yang sedang berjuang bertahan hidup? Ini bukan sekadar kejahatan, ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan,” tegas Subki Mohammad Bintang.
Beliau menegaskan, dana bencana adalah amanah suci yang dititipkan rakyat kepada negara untuk disalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan di saat-saat terberat. Mengambilnya sama dengan membiarkan orang yang sedang tenggelam ditarik ke bawah, bukan ditolong.
“Kami menuntut penegakan hukum yang tegas dan tanpa kompromi. Siapa pun yang terlibat, harus dipertanggungjawabkan seberat-beratnya. Jangan sampai air mata korban bencana dijadikan ladang keuntungan segelintir orang,” tambahnya.
Semoga keadilan segera ditegakkan dan amanah rakyat senantiasa dijaga dengan penuh tanggung jawab.













