Batam – detikperistiwa.co.id
Persaudaraan sejati tidak hanya terjalin dalam pertemuan dan kegiatan organisasi, tetapi juga teruji melalui kepedulian ketika sesama menghadapi musibah. Nilai inilah yang tercermin dalam kunjungan Ketua Harian Lembaga Adat dan Paguyuban Kedaerahan se-Kota Batam, H. Maryon, bersama Indra Sudirman, Amrizal, dan Awang Herman, kepada Dr. Nursalim Tinggi, M.Pd., Sekretaris Umum Lembaga Adat dan Paguyuban Kedaerahan se-Kota Batam, yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Casa Medika, Panbil, Batam.
Keempat tokoh yang juga merupakan petinggi IKSB tersebut hadir untuk memberikan dukungan moral, doa, dan semangat kepada Dr. Nursalim Tinggi, M.Pd. Kunjungan itu menjadi bentuk perhatian yang sederhana, tetapi sarat makna, terutama bagi seseorang yang sedang menjalani masa pemulihan kesehatan.
Tidak diperlukan waktu yang panjang untuk menunjukkan ketulusan. Meski berlangsung singkat, pertemuan tersebut menghadirkan kehangatan persaudaraan dan semangat baru bagi Sekretaris Umum. Kehadiran rekan-rekan seperjuangan menjadi pengingat bahwa hubungan kekeluargaan tidak berhenti pada urusan organisasi, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
Karena itu, tradisi menjenguk orang sakit dan mengunjungi keluarga yang tertimpa kemalangan perlu terus dibangun sebagai budaya bersama. Kepedulian tidak semestinya muncul hanya karena jabatan, kedekatan, atau kepentingan tertentu. Setiap anggota keluarga besar organisasi berhak memperoleh perhatian dan dukungan dalam suasana suka maupun duka.
Kehadiran H. Maryon bersama Indra Sudirman, Amrizal, dan Awang Herman diharapkan menjadi contoh positif yang menginspirasi pengurus lainnya. Silaturahmi semacam ini dapat memperkuat kepercayaan, mempererat hubungan antarpengurus, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi dan seluruh keluarga besarnya.
Pada akhirnya, nilai sebuah persaudaraan tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa sering kita bertemu, tetapi oleh seberapa tulus kita peduli. Semoga Dr. Nursalim Tinggi, M.Pd. diberikan kelancaran dalam menjalani perawatan dan segera memperoleh kesembuhan, serta semangat silaturahmi di lingkungan Lembaga Adat dan Paguyuban Kedaerahan se-Kota Batam senantiasa terpelihara.
Sebab, jabatan dapat mempertemukan kita dalam organisasi, tetapi kepedulianlah yang mengikat kita dalam persaudaraan. Kunjungan boleh singkat, namun ketulusan yang dibawanya akan selalu memiliki tempat di hati.(Nursalim Turatea).













